Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Selfish, teknologi yang mengganggu

Selfish, teknologi yang mengganggu

Russia-KoPi|Seiring perkembangan teknologi, berkembang pula masalah-masalah yang terjadi. Hal ini banyak terjadi baik di tempat umum yang seharusnya manusia lebih mempertimbangan hak orang lain. Seperti bunyi suara pada keyboard Hp yang seringkali menganggu ketenangan dan kenyamanan di kereta atau bus-bus malam.

Mungkin beberapa orang tidak sadar betapa menganggunya suara ketukan keyboard mereka ketika berada ditempat umum yang seharusnya membutuhkan ketenangan dan kenyamanan, terlebih bagi orang-orang yang sensitive terhadap bunyi-bunyi ringan.

Mudah saja, bayangkan anda dalam keadaan sangat lelah karena perjalanan dan mendengar bunyi  tut-tut-tut-tut keyboard dimana bunyi itu akan sangat terdengar ketika keadaan hening. Mungkin perasaan anda ingin sekali mematahkan jari orang itu

Ionesco, dramawan Rumania, mengatakan “Penderitaan itu dirasakan banyak orang, apakah ada orang yang tidak gusar dengan hal ini? Bunyi tat-tat-tat dari mesin sungguh lebih memekakkan telinga dari pada suara bersin dari pilek seorang bocah.”

Sebuah kenyataan bahwa tehnologi pada akhirnya dapat membuat penggunanya menampikan etika dan kesopanan, kita lupa bahwa ketika ber-tehnologi selain berinteraksi dengan pengguna nyata, kita sedang berada dalam kawasan yang nyata, dimana mereka memiliki perasaan yang nyata, dan kesabaran yang nyata pula.

Coba perhatikan disekitar kita, berapa ratus orang yang makan bersama orang nyata akan tetapi masih menatap layar tanpa henti? Tentu saja bunyi keyboard bukan satu-satunya Bagaimana bahwa "dering" dari bunyi teks?

Dan sebagai teknologi telah berkembang dan menyebar dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, kita juga harus mengatasi problem baru yang muncul. Tentu saja yang paling baik adalah menjadi pengguna yang cerdas yang menggunakan tehnologi dengan bijaksana tanpa mengganggu hak orang lain disekitarnya.| The guardian |Luthfia Lathifatul|




back to top