Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Sarjana Inggris temukan makam Ratu Saba di Yaman

1. Kerangka itu dihiasi dengan potongan-potongan perhiasan, yang terbuat dari emas dan batu mulia, diimpor dari Kaukasus dan Afghanistan. 2. Para arkeolog telah menemukan banyak tablet tanah liat terukir dalam penulisan Sabaean yang belum dipahami, tetapi juga beberapa ditulis dalam aksara cuneiform, kebanyakan dari mereka mengacu pada makna "Bilkis, Ratu Sheba". 1. Kerangka itu dihiasi dengan potongan-potongan perhiasan, yang terbuat dari emas dan batu mulia, diimpor dari Kaukasus dan Afghanistan. 2. Para arkeolog telah menemukan banyak tablet tanah liat terukir dalam penulisan Sabaean yang belum dipahami, tetapi juga beberapa ditulis dalam aksara cuneiform, kebanyakan dari mereka mengacu pada makna "Bilkis, Ratu Sheba".

Ma'rib-KoPi|  Sebuah tim arkeolog dari Universitas Oxford  menemukan kompleks pemakaman besar di Yaman Utara, dekat ibukota kuno Saba dari Selatan  kerajaan Arab. Di dalam salah satu makam, mereka menemukan prasasti dan perhiasan yang menyebabkan mereka menyimpulkan makam tersebut milik Ratu Sheba atau Saba.

Para ilmuwan, yang dipimpin oleh Profesor Joseph Lang, tengah melakukan pencarian dekat Kuil kuno Sabaic Awwam, ketika alat pencitraan penembus tanah mereka menunjukkan adanya struktur bawah tanah yang besar. Mereka mengali dan menemukan kompleks pemakaman beberapa tokoh kerajaan atau pemimpin utama yang berasal dari abad kesepuluh SM.

Makam ini juga berisi kerangka seorang wanita setengah baya keturunan Afrika, dihiasi dengan perhiasan mewah. Selain itu ditemukan banyak artefak, termasuk vas keramik masih mengandung jejak mur dan kemenyan, serta banyak tablet tanah liat bertuliskan dalam dua kitab suci kuno yang berbeda.

Analisis kerangka dan artefak mengungkapkan usia makam antara 970 dan 910 SM, seperti masa yang disepakati zaman pemerintahan Raja Sulaiman. Kemenyan dan mur yang ditemukan di situs ini juga merupakan petunjuk sebagai Ratu Sheba .

Profesor Lang yakin bahwa jejak dan makam milik ratu yang sama ketika berkunjung ke Raja Sulaiman seperti dijelaskan dalam Alkitab.
"Deteksi karbon, lokasi, prasasti, karakteristik kerangka dan sifat artefak di situs semua tampaknya mengkonfirmasi bahwa tulang itu memang menunjukkan ratu yang dikenal mengunjungi Sulaiman" jelas arkeolog Inggris.

"Makam ini terletak di luar reruntuhan Ma'rib, ibukota kuno kerajaan Saba atau Sheba, dan banyak prasasti di makam terlihat" Bilqis, mqtwyt Sheba 'yang berarti Bilkis,  atau Ratu Sheba. Semua bukti yang kami temukan sampai saat ini tampaknya menunjukkan bahwa ini memang Ratu Sheba. "

Penemuan luar biasa ini mengakhiri perdebatan lama di abad 15 dari para kalangan sarjana tentang identitas sosok Alkitab yang terkenal yang dikatakan telah mengunjungi Yerusalem "dengan rombongan yang sangat besar, dengan unta bantalan rempah-rempah, dan emas yang sangat banyak, dan batu mulia "(Kitab Raja-raja 10: 2) ..

Banyak teori telah diuraikan tentang Ratu Sheba (Saba) termasuk klaim Fahmi Basya di Indonesia. Kerangka dan semua artefak yang ditemukan telah dikirim ke Museum Nasional Yaman di Sanaa. Museum ini berharap dapat membuka pameran temuan ini pada bulan Mei 2015.| worldnewsdailyreport.com|E Hermawan

back to top