Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Rumah sakit dilalap si jago merah

Rumah sakit dilalap si jago merah

Seoul-KoPi, Kebakaran yang terjadi di sebuah paviliun rumah sakit yang menjadi tempat tinggal bagi para kaum lanjut usia di wilayah barat daya Jangseong sudah menewaskan 21 orang pada hari Rabu.

Sebanyak dua puluh pasien dan seorang perawat meninggal dan tujuh lainnya luka-luka, papar pegawai rumah sakit bersama dengan pihak Jangseong Fire Department. Para korban meninggal setelah lemas karena menghirup gas beracun.


Ada 33 pasien dan seorang perawat yang berjaga saat api mulai berkobar dan melalap lantai dua paviliun Hyosarang Hospital. Api dapat dipadamkan sekitar enam menit setelahnya dan penyebab kebakaran tersebut belum diketahui.


(Ana Puspita)
Sumber: Foxnews.com

back to top