Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Ribuan ikan mati ditemukan di area ledakan Tianjin

Ribuan ikan mati ditemukan di area ledakan Tianjin
KoPi| Seminggu sejak ledakan besar di Kota Tianjin, ribuan ikan ditemukan mati mengambang di tepi Sungai Haihe, Tianjin, China. Ikan-ikan tersebut ditemukan hanya beberapa kilometer dari pusat ledakan.
 

Fenomena mengerikan tersebut memicu kembali kekhawatiran adanya bahan kimia berbahaya yang mencemari sungai setelah ledakan tersebut. Seminggu setelah ledakan, pihak militer Cina masih berjuang untuk mendekontiminasi area ledakan dari bahan-bahan kimia. Air selokan dan limbah di sekitar area ledakan diketahui memiliki kadar sodium sianida yang ratusan kali di atas ambang batas.

Pemerintah Cina mengakui ledakan tersebut berasal dari sebuah gudang yang menyimpan bahan-bahan kimia berbahaya. Namun, mereka membantah ribuan ikan yang mati tersebut diakibatkan karena pencemaran bahan kimia dari area ledakan. Mereka menyebutkan ikan-ikan yang mati di Sungai Haihe tidak tercemar sianida.

Deng Xiaowen, Kepala Pusat Pengawasan Lingkungan Tianjin mengatakan akan menyelidiki penyebab matinya ribuan ikan tersebut. Ia juga mengatakan bahwa kasus ribuan ikan mati di Sungai Haihe sebenarnya merupakan hal yang lumrah, karena buruknya kualitas air pada musim panas.

Meski demikian, warga Tianjin tetap merasa khawatir. Mereka menyatakan sebelumnya tidak pernah melihat ribuan ikan mati di kota mereka. "Pasti ada hubungan antara matinya ribuan ikan itu dengan ledakan minggu lalu. Apalagi yang bisa menjelaskan banyaknya ikan mati seperti itu," tukas Wang Lei, seorang warga Tianjin pada New Tork Times. |New York Times, Guardian, Huffington Post

back to top