Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Ratusan warga Taiwan tuntut pelegalan LGBT

Ratusan warga Taiwan tuntut pelegalan LGBT

Taiwan-KoPi| Ratusan pendukung LGBT Taiwan turun ke jalan sebagai protes pekan lalu, mendesak pemerintah Taiwan untuk melegalkan pernikahan sesama jenis.

Para pengunjuk rasa berkumpul di depan markas besar Kuomintang (KMT) dan melemparkan balon air berwarna pelangi ke gedung KMT. Selain di KMT mereka juga mendatangi kantor Partai Progresif Demokratik (DPP), salah satu partai oposisi terbesar.

Menurut laporan, desakan pelegalan pernikahan sesama jenis semakin bertambah sejak awal kemunculan permohonan pada Oktober 2013 lalu.

Namun karena terkendala sistem parlementer di Taiwan aspirasi mereka terhambat. Jika tuntutan ini gagal sebelum tenggang waktu Februari tahun depan, kemungkinan mereka akan mengadakan aksi besar-besaran.

Meskipun Taiwan mengklaim sebagai salah satu masyarakat yang paling liberal di Asia, namun opini publik yang bergulir terpecah pada dua opini antara yang mendukung dan menolaknya.
Pada tahun 2013, saluran TV kabel Taiwan TVBS melakukan jajak pendapat dengan sampel 1.377 orang tentang pendapat pernikahan sesama jenis.

Hasilnya hampir seimbang, persentase dukungan dan oposisi yang relatif sama. Sebanyak 45 persen menentang sementara 40 persen mendukung pernikahan sesama jenis. | shanghaiist.com|Winda Efanur FS|

back to top