Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Ratusan warga Taiwan tuntut pelegalan LGBT

Ratusan warga Taiwan tuntut pelegalan LGBT

Taiwan-KoPi| Ratusan pendukung LGBT Taiwan turun ke jalan sebagai protes pekan lalu, mendesak pemerintah Taiwan untuk melegalkan pernikahan sesama jenis.

Para pengunjuk rasa berkumpul di depan markas besar Kuomintang (KMT) dan melemparkan balon air berwarna pelangi ke gedung KMT. Selain di KMT mereka juga mendatangi kantor Partai Progresif Demokratik (DPP), salah satu partai oposisi terbesar.

Menurut laporan, desakan pelegalan pernikahan sesama jenis semakin bertambah sejak awal kemunculan permohonan pada Oktober 2013 lalu.

Namun karena terkendala sistem parlementer di Taiwan aspirasi mereka terhambat. Jika tuntutan ini gagal sebelum tenggang waktu Februari tahun depan, kemungkinan mereka akan mengadakan aksi besar-besaran.

Meskipun Taiwan mengklaim sebagai salah satu masyarakat yang paling liberal di Asia, namun opini publik yang bergulir terpecah pada dua opini antara yang mendukung dan menolaknya.
Pada tahun 2013, saluran TV kabel Taiwan TVBS melakukan jajak pendapat dengan sampel 1.377 orang tentang pendapat pernikahan sesama jenis.

Hasilnya hampir seimbang, persentase dukungan dan oposisi yang relatif sama. Sebanyak 45 persen menentang sementara 40 persen mendukung pernikahan sesama jenis. | shanghaiist.com|Winda Efanur FS|

back to top