Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Raja Yordania pimpin langsung 'perang tanpa henti' untuk ISIS

Raja Yordania pimpin langsung 'perang tanpa henti' untuk ISIS

KoPi| Raja Abdullah dari Yordania memimpin langsung perang total melawan ISIS. Ia bersumpah untuk menghancurkan ISIS sampai tuntas dan memerintahkan perang tanpa henti. Kemarahan ini dipicu oleh pembakaran hidup-hidup pilot pesawat Yordania Muadh al-Kasasbeh.

Kasasbeh dibunuh secara tidak beradab dengan cara dibakar hidup-hidup dalam sebuah kandang besi dan direkam dalam sebuah kamera oleh orang-orang bertopeng.

"Kami tidak akan membiarkan kejahatan ini. Membunuh pilot kami dengan cara yang mengerikan dan dilakukan  tanpa hukuman," kata juru bicara pemerintah Mohamed al-Momani. "Orang-orang ini akan dihukum." Kata juru bicara Yordania.

Yordania telah melakukan serangan udara pada titik-titik vital ISIS dan berupaya mengahancurkan kekuatan ekonomi ISIS agar tidak lagi memiliki dan membeli senjata. Setidaknya lebih dari 50 tentara ISIS tewas akibat serangan terakhir.

Sementara itu mantan ulama  Al Qaeda Abu Muhammad al-Maqdisi yang telah bebas dari penjara, mengutuk keras apa yang dilakukan oleh ISIS. Fatwa ini juga yang menjadi dasar kemarahan secara total rakyat Yordania. Demikian Reuters melaporkan.

Sebelumnya, Yordania merilis sebuah video yang menunjukkan persiapan serangan udara besar-besar yang dipimpin langsung oleh Raja Abdullah setelah pembantaian Kasasbeh.| E Hermawan

 

Media

back to top