Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Raja Yordania pimpin langsung 'perang tanpa henti' untuk ISIS

Raja Yordania pimpin langsung 'perang tanpa henti' untuk ISIS

KoPi| Raja Abdullah dari Yordania memimpin langsung perang total melawan ISIS. Ia bersumpah untuk menghancurkan ISIS sampai tuntas dan memerintahkan perang tanpa henti. Kemarahan ini dipicu oleh pembakaran hidup-hidup pilot pesawat Yordania Muadh al-Kasasbeh.

Kasasbeh dibunuh secara tidak beradab dengan cara dibakar hidup-hidup dalam sebuah kandang besi dan direkam dalam sebuah kamera oleh orang-orang bertopeng.

"Kami tidak akan membiarkan kejahatan ini. Membunuh pilot kami dengan cara yang mengerikan dan dilakukan  tanpa hukuman," kata juru bicara pemerintah Mohamed al-Momani. "Orang-orang ini akan dihukum." Kata juru bicara Yordania.

Yordania telah melakukan serangan udara pada titik-titik vital ISIS dan berupaya mengahancurkan kekuatan ekonomi ISIS agar tidak lagi memiliki dan membeli senjata. Setidaknya lebih dari 50 tentara ISIS tewas akibat serangan terakhir.

Sementara itu mantan ulama  Al Qaeda Abu Muhammad al-Maqdisi yang telah bebas dari penjara, mengutuk keras apa yang dilakukan oleh ISIS. Fatwa ini juga yang menjadi dasar kemarahan secara total rakyat Yordania. Demikian Reuters melaporkan.

Sebelumnya, Yordania merilis sebuah video yang menunjukkan persiapan serangan udara besar-besar yang dipimpin langsung oleh Raja Abdullah setelah pembantaian Kasasbeh.| E Hermawan

 

Media

back to top