Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Raja Yordania pimpin langsung 'perang tanpa henti' untuk ISIS

Raja Yordania pimpin langsung 'perang tanpa henti' untuk ISIS

KoPi| Raja Abdullah dari Yordania memimpin langsung perang total melawan ISIS. Ia bersumpah untuk menghancurkan ISIS sampai tuntas dan memerintahkan perang tanpa henti. Kemarahan ini dipicu oleh pembakaran hidup-hidup pilot pesawat Yordania Muadh al-Kasasbeh.

Kasasbeh dibunuh secara tidak beradab dengan cara dibakar hidup-hidup dalam sebuah kandang besi dan direkam dalam sebuah kamera oleh orang-orang bertopeng.

"Kami tidak akan membiarkan kejahatan ini. Membunuh pilot kami dengan cara yang mengerikan dan dilakukan  tanpa hukuman," kata juru bicara pemerintah Mohamed al-Momani. "Orang-orang ini akan dihukum." Kata juru bicara Yordania.

Yordania telah melakukan serangan udara pada titik-titik vital ISIS dan berupaya mengahancurkan kekuatan ekonomi ISIS agar tidak lagi memiliki dan membeli senjata. Setidaknya lebih dari 50 tentara ISIS tewas akibat serangan terakhir.

Sementara itu mantan ulama  Al Qaeda Abu Muhammad al-Maqdisi yang telah bebas dari penjara, mengutuk keras apa yang dilakukan oleh ISIS. Fatwa ini juga yang menjadi dasar kemarahan secara total rakyat Yordania. Demikian Reuters melaporkan.

Sebelumnya, Yordania merilis sebuah video yang menunjukkan persiapan serangan udara besar-besar yang dipimpin langsung oleh Raja Abdullah setelah pembantaian Kasasbeh.| E Hermawan

 

Media

back to top