Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Puluhan ribu pengungsi Suriah butuh bantuan di Turki

Puluhan ribu pengungsi Suriah butuh bantuan di Turki

KoPi| Ribuan warga Suriah yang melarikan diri pedesaan Aleppo, menuju Turki, saat pasukan pemerintah menerobos pertahanan pemberontak di provinsi utara.

Sementara upaya diplomasi untuk mencapai perdamaian di Suriah terhenti dan Arab Saudi memgumumkan kesiapannya untuk mengirim pasukan darat.

Sebuah lembaga kemanusiaan di Turki mengatakan pada hari Jumat 5 Februari 2016 sekitar 50.000 pengungsi sangat membutuhkan makanan, air dan tempat tinggal.

"Dalam tiga hari terakhir lebih dari 50.000 orang dari Azaz di kota Kilis, Turki mencapai perbatasan Turki," kata NGO (IHH).
Setidaknya 50.000 warga Suriah telah melarikan diri dari kota-kota mereka di pinggiran utara Aleppo [Al Jazeera]
"Orang-orang meninggalkan rumah ke perbatasaan untuk melindungi kehidupan mereka, mereka berusaha bertahan tidur di bawah pohon dan di udara terbuka."

Ahmet Davutoglu, Perdana Menteri Turki, mengatakan dalam konferensi donor Suriah di London pada hari Kamis bahwa antara 60.000 dan 70.000 warga Suriah sedang dalam perjalanan mereka menuju Turki, mencoba untuk melarikan diri dari kekerasan mematikan di Aleppo.

"Mereka Pemerintah Syiah Suriah yang dibantu Rusia menyerang Aleppo dan membunuh masyarakat sipil, sementara itu jalur logistik dari Turki ke Aleppo, telah terputus,"katanya.

"Semua kebutuhan, makanan di Aleppo di mana 300.000 orang tinggal, datang dari Turki."

back to top