Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Puluhan Hewan Bebas Dari Kebun Binatang Akibat Banjir Besar Di Tbilisi, Georgia

Puluhan Hewan Bebas Dari Kebun Binatang Akibat Banjir Besar Di Tbilisi, Georgia

Georgia-KoPi, Banjir parah yang melanda kawasan ibukota Georgia menelan sedikitnya 12 korban meninggal dan banjir ini juga memicu terjadinya perburuan besar-besaran di seantero kota untuk menangkap hewan buas seperti singa, harimau, kuda nil dan hewan buas lainnya yang bebas dari kebun binatang Tbilisi.

Para penduduk dihimbau untuk berlindung di dalam rumah sementara pihak kepolisian terus berusaha memburu hewan-hewan tersebut. Ketakutan warga semakin meningkat saat malam datang karena banyaknya hewan yang belum berhasil ditangkap.

Pejabat setempat melaporkan bahwa sudah ada 12 korban meninggal dan sekitar 24 orang dinyatakan hilang. Tidak ada laporan langsung apakah salah satu dari korban meninggal akibat diserang oleh hewan yang ikut bebas setelah banjir melanda tempat mereka.

Hewan buas yang bebas dari kandang diantaranya adalah singa, serigala, monyet, babi hutan, harimau dan juga kuda nil. Pihak otoritas menyatakan bahwa hewan-hewan tersebut diperkirakan melarikan diri ke seluruh penjuru Tbilisi, termasuk kawasan hutan di bukit yang berada di jantung kota.

Pimpinan pengurus kebun binatang menyatakan bahwa salah satu hewan andalan mereka yaitu singa putih muda bernama Shumba telah ditemukan mati ditembak.

Ana Puspita
News.com.au

back to top