Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

PSM UAJY Raih 2 Medali Emas dan 1 Medali Perak dalam World Choir Games 2016 di Sochi, Rusia

PSM UAJY Raih 2 Medali Emas dan 1 Medali Perak  dalam World Choir Games 2016 di Sochi, Rusia

Rusia-KoPi| Unit Kegiatan Mahasiswa Paduan Suara Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UKM PSM UAJY) berhasil meraih 2 medali emas dan 1 medali perak dalam ajang World Choir Games 2016 di Sochi, Rusia, yang tahap pertamanya berlangsung 6-9 Juli 2016 lalu.

Awarding Ceremonies atau Pembagian Penghargaan diberikan Minggu siang mulai pukul 09.30 waktu Rusia, berlokasi di Bolshoy Ice Dome.

World Choir Games (WCG) merupakan ajang bergengsi untuk kompetisi kelompok paduan suara di seluruh dunia, yang diselenggarakan oleh Interkultur sejak tahun 2000.

Kompetisi dua tahunan ini terinspirasi oleh olimpiade olah raga kemudian dikembangkan sebagai kompetisi paduan suara. Penyelenggaraan WCG ke-sembilan tahun 2016 ini menjadi menarik karena dilaksanakan di area Olympic Park, Sochi, Rusia.

WCG 2016 diikuti oleh 283 tim dari 76 negara, salah satunya PSM UAJY. Perwakilan Interkultur Indonesia menyampaikan, “Dari Indonesia ada empat tim. Selain PSM UAJY dari Yogyakarta, ada dua dari Makasar dan satu dari Papua.

” Jadi PSM UAJY satu-satunya wakil dari Yogyakarta dan Pulau Jawa.
Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori besar yaitu Open Competition yang bisa diikuti oleh siapa saja yang lolos seleksi dari panitia dan Championship Competition khusus untuk kelompok paduan suara yang sudah menjuarai kompetisi internasional.

“PSM UAJY mendapat invitasi untuk mengikuti Championship Competition karena telah menjadi pemenang dengan nilai tertinggi dan meraih 2 medali emas di ajang the 2nd Vietnam International Choir Competition tahun 2012.

Juga di tahun 2013, PSM UAJY memenangkan medali emas dan perak serta berbagai penghargaan di ajang “Sing ‘N Joy” Manila 2013 Phillipines International Choir Competition.

Serta di tahun 2014, PSM UAJY meraih medali emas dalam Asian Arts Festival 2014 “Breaking Boundaries” di Singapore,” jelas Andreas Nugraha, manager tim PSM WCG 2016.

Alfredo Wujon, Ketua UKM PSM UAJY, mengaku sangat bangga dengan keberhasilan ini.

“Keikutsertaan PSM UAJY dalam WCG 2016 adalah impian kami sejak lama, terutama sejak mulai memenangkan kompetisi internasional. Mengikuti dan menjuarai kompetisi paduan suara tingkat dunia dalam ajang bergengsi World Choir Games 2016 adalah tujuan kami.

Kami sangat bangga karena dalam partisipasi pertama ini, kami telah meraih 2 medali emas dan 1 perak dalam 3 kategori yang diikuti: Mixed Youth Choirs dan Scenic Folkore Choirs, serta Scenic Pop/Show Choirs.”

R. Sigit Widiarto, S.H., LLM., Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama UAJY, menambahkan, “Yang lebih membanggakan lagi, PSM UAJY yang dalam kategori Scenic Folklore Choirs membawakan 2 lagu Dayak – Kalimantan dengan memakai kostum Dayak dan alat musik tradisional, sape dan jimbe, ditonton oleh juri dari berbagai negara dan diliput oleh berbagai jurnalis internasional. Nama Indonesia, budaya dan lagu daerah di Indonesia semakin dikenal.”

Amelberga Vita, Kepala Humas UAJY, sangat bangga ketika melihat antusias penonton untuk berfoto bersama dengan para penyanyi PSM UAJY ketika memakai kostum Dayak, “Setelah turun dari panggung, mereka sudah ditunggu oleh penonton dari berbagai negara di Asia dan Eropa, serta South Africa.

” Selain lagu-lagu yang magis, Oh Adingkoh dan Bawi Kuwu Tumbang Rakumpit, serta alat musiknya, kostum Dayak inilah yang paling menyedot perhatian para penonton.

Tidak hanya membawa nama UAJY, PSM UAJY juga memperkenalkan Kalimantan dan Indonesia pada umumnya. “World Choir Games 2018 akan diselenggarakan di South Africa. PSM UAJY berharap akan turut serta dengan target mendapatkan medali emas semua dan Championship dengan nilai tertinggi,” imbuhnya. *

back to top