Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Pria Muslim jadi pahlawan dalam penyanderaan Charlie Hebdo

Lassana Bathily, pegawai supermarket Hyper Cacher Lassana Bathily, pegawai supermarket Hyper Cacher
KoPi| Di tengah keterkejutan dunia terhadap penyerangan Charlie Hebdo dan kekhawatiran akan terjadi semakin banyaknya Islamophobia, sebuah kabar membanggakan mencuat. Masyarakat Perancis dan dunia memuji tindakan seorang pria Muslim saat penyanderaan supermarket oleh pelaku penyerangan Charlie Hebdo.
 

Lassana Bathily, pria berusia 24 tahun menyembunyikan beberapa pengunjung, dua di antaranya anak-anak, di dalam lemari pendingin ketika penyerangan terjadi. Bathily merupakan warga Muslim Perancis asal Mali yang bekerja sebagai asisten toko di Supermarket Hyper Cacher yang menjadi sasaran penyerangan.

Bathily dipuji karena keberanian dan kecepatannya berpikir. “Ketika mereka berlari ke bawah saya segera membuka pintu lemari pendingin. Saya matikan lampu dan pendingin, kemudian saya minta para sandera masuk ke dalam, menutup pintu dan meminta mereka tetap tenang,” ujar Bathily pada The Daily Mail.

Bathiliy selanjutnya kabur menggunakan lift barang dan berhasil memberi informasi pada polisi mengenai situasi di dalam supermarket dan lokasi sandera. Para sandera di dalam lemari pendingin akhirnya selamat setelah polisi menggerebek supermarket.

Hyper Cacher adalah supermarket yang menyediakan kebutuhan kosher (halal Yahudi) di Paris dan sebagian besar pengunjungnya adalah warga Yahudi Perancis. Seorang rabbi Perancis, Albert Guigui berterimakasih atas keberanian Bathily menyelamatkan para sandera. Salah seorang sandera dan anaknya merupakan kerabat Guigui. 

“Mereka selamat karena pegawai Muslim di supermarket itu. Dia menyembunyikan para sandera sehingga mereka bisa selamat,” tuturnya pada The Daily Mail. 

Foto-foto Bathily kini tersebar luas di jagat Twitter dan menjadi simbol atas bersatunya masyarakat melawan terorisme. Warga Perancis bahkan meminta Bathily dianugerahi Medali Kehormatan Perancis atas keberaniannya.| The Daily Mail UK

 

back to top