Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Pria Muslim jadi pahlawan dalam penyanderaan Charlie Hebdo

Lassana Bathily, pegawai supermarket Hyper Cacher Lassana Bathily, pegawai supermarket Hyper Cacher
KoPi| Di tengah keterkejutan dunia terhadap penyerangan Charlie Hebdo dan kekhawatiran akan terjadi semakin banyaknya Islamophobia, sebuah kabar membanggakan mencuat. Masyarakat Perancis dan dunia memuji tindakan seorang pria Muslim saat penyanderaan supermarket oleh pelaku penyerangan Charlie Hebdo.
 

Lassana Bathily, pria berusia 24 tahun menyembunyikan beberapa pengunjung, dua di antaranya anak-anak, di dalam lemari pendingin ketika penyerangan terjadi. Bathily merupakan warga Muslim Perancis asal Mali yang bekerja sebagai asisten toko di Supermarket Hyper Cacher yang menjadi sasaran penyerangan.

Bathily dipuji karena keberanian dan kecepatannya berpikir. “Ketika mereka berlari ke bawah saya segera membuka pintu lemari pendingin. Saya matikan lampu dan pendingin, kemudian saya minta para sandera masuk ke dalam, menutup pintu dan meminta mereka tetap tenang,” ujar Bathily pada The Daily Mail.

Bathiliy selanjutnya kabur menggunakan lift barang dan berhasil memberi informasi pada polisi mengenai situasi di dalam supermarket dan lokasi sandera. Para sandera di dalam lemari pendingin akhirnya selamat setelah polisi menggerebek supermarket.

Hyper Cacher adalah supermarket yang menyediakan kebutuhan kosher (halal Yahudi) di Paris dan sebagian besar pengunjungnya adalah warga Yahudi Perancis. Seorang rabbi Perancis, Albert Guigui berterimakasih atas keberanian Bathily menyelamatkan para sandera. Salah seorang sandera dan anaknya merupakan kerabat Guigui. 

“Mereka selamat karena pegawai Muslim di supermarket itu. Dia menyembunyikan para sandera sehingga mereka bisa selamat,” tuturnya pada The Daily Mail. 

Foto-foto Bathily kini tersebar luas di jagat Twitter dan menjadi simbol atas bersatunya masyarakat melawan terorisme. Warga Perancis bahkan meminta Bathily dianugerahi Medali Kehormatan Perancis atas keberaniannya.| The Daily Mail UK

 

back to top