Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Politikus Ini Hina Al-Qur'an, Menteri Dalam Negeri Belgia Marah

Politikus Ini Hina Al-Qur'an, Menteri Dalam Negeri Belgia Marah

Belgia-KoPi| Filip Dewinter, anggota parlemen  dari partai ekstrem kanan Belgia, Interest Party (IP) melecehkan Al Qur-an saat berpidato. Akibatnya ia dikecam oleh berbagai kalangan karena dianggap telah memprovokasi umat Islam.

Filip Dewinter berpidato di hadapan parlemen Belgia (22/1) lalu terkait dengan kebijakan pemerintah yang mendanai pembangunan masjid.
Dalam pidatonya ia mendesak pemerintah agar menhentikan subsidi pembangunan masjid. Dewinter dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Al Qur'an adalah sumber kejahatan, penyebab dari semua kekacauan dan memerintahkan membunuh.

"Kitab suci agama ini menjadi penyebab dari semua kekacauan, sumber dari semua kejahatan dan memerintahkan untuk membunuh," provokasinya sembari memegang kitab suci Al Qur'an.

Menteri Dalam Negeri Belgia Jan Jambon yang hadir di parlemen langsung mengecam pidato provokasi penuh kebencian Filip Dewinter yang bicara seolah sebagai malaikat kebenaran.

“Anda memegang kitab suci yang sangat dihormati dan sakral bagi banyak warga masyarakat Belgia. Artinya, Anda menghina rakyat!" kecamnya.

 

Media

back to top