Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Politikus Ini Hina Al-Qur'an, Menteri Dalam Negeri Belgia Marah

Politikus Ini Hina Al-Qur'an, Menteri Dalam Negeri Belgia Marah

Belgia-KoPi| Filip Dewinter, anggota parlemen  dari partai ekstrem kanan Belgia, Interest Party (IP) melecehkan Al Qur-an saat berpidato. Akibatnya ia dikecam oleh berbagai kalangan karena dianggap telah memprovokasi umat Islam.

Filip Dewinter berpidato di hadapan parlemen Belgia (22/1) lalu terkait dengan kebijakan pemerintah yang mendanai pembangunan masjid.
Dalam pidatonya ia mendesak pemerintah agar menhentikan subsidi pembangunan masjid. Dewinter dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Al Qur'an adalah sumber kejahatan, penyebab dari semua kekacauan dan memerintahkan membunuh.

"Kitab suci agama ini menjadi penyebab dari semua kekacauan, sumber dari semua kejahatan dan memerintahkan untuk membunuh," provokasinya sembari memegang kitab suci Al Qur'an.

Menteri Dalam Negeri Belgia Jan Jambon yang hadir di parlemen langsung mengecam pidato provokasi penuh kebencian Filip Dewinter yang bicara seolah sebagai malaikat kebenaran.

“Anda memegang kitab suci yang sangat dihormati dan sakral bagi banyak warga masyarakat Belgia. Artinya, Anda menghina rakyat!" kecamnya.

 

Media

back to top