Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

PM Israel tidak suka Rusia jual rudal ke Iran

PM Israel tidak suka Rusia jual rudal ke Iran

KoPi| Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Selasa (14/4), berbicara pada Presiden Rusia Vladimir Putin melalui telephon tentang keputusan Putin menjual rudal untuk Iran. Hal itu dikuatirkannya dapat membuat keamanan di wilayah riskan tersebut terganggu.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan Kantor Perdana Menteri Israel, Netanyahu benar-benar sangat prihatin terhadap keputusan Putin untuk menjual rudal S-300 nya terhadap Iran.

“Penjualan ini hanya akan membuat agresi Iran pada wilayah tersebut dan juga akan membuat stabilitas Timur Tengah akan terganggu,” kata Netanyahu.

Sebelumnya, pada hari Senin, Rusia mengatakan bahwa mereka mengikuti perjanjian yang dicapai oleh Iran dan enam negara adi daya (Amerika, Inggris, Perancis, Rusia dan Jerman) pada awal bulan ini. Putin juga menandatangi perjanjian yang melarang pengiriman S-300 ke Iran.

Tidak hanya Netanyahu yang mengkuatirkan pengiriman S-300 ini ke Iran. Pemerintah Amerika pun juga mengkuatirkan pasokan senjata yang canggih ke Iran. Seperti yang dikatakan oleh juru bicara departemen luar negeri Amerika Marie Harf bahwa Menteri Luar Negeri Amerika Jon Kerry juga melakukan pembicaraan terhadap Putin.

Disamping itu, pada Hari Selasa kemarin Iran sangat menerima dengan baik keputusan Rusia untuk mencabut larangan terhadap pengiriman rudal tersebut. Dan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) Ali Shamkhani, mengatakan Iran mengharapkan untuk dapat menerima S-300 sistem rudal pertahanan udara Rusia pada tahun 2015 dengan harapan dapat memperkuat pertahanan Iran dan dapat membangun kerjasama antara Iran dan Rusia menjadi semakin baik.| The Guardian| Meiga Mega

back to top