Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Petinju legendaris Muhammad Ali wafat di usia 74 tahun

Petinju legendaris Muhammad Ali wafat di usia 74 tahun

KoPi| Petinju lengendaris "The Greatest" Muhamad Ali meninggal dunia hari Jum'at ( 3 /6) di rumah sakit Phoenix dalam usia 74 tahun. Muhammad Ali sebelumnya dirawat karena komplikasi pernafasan. Demikian laporan NBC News.

Ali lahir di Louisville, Kentucky 17 Januari 1942 dengan nama Cassius Marcellus. Ali mulai berlatih tinju pada usia 12 yahun dan memenangkan Sarung Emas di kejuaraan nasional dan kemudian mendapatkan medali emas dalam olimpiade pada kelas berat-ringan 1960.

Ali juga dikenal sebagai aktivis anti diskriminasi dan menolak wajib militer pada Perang Vitenam. Ali juga bergaul dengan komunitas Black Muslim dan terinsiprasi oleh Malcom X yang kemudian memutuskan menjadi muslim dan mengubah namanya Cassius Marcellus menjadi Muhammad Ali.

Ia merebut gelar juara dunia kelas berat tiga kali dan membuat dunia tercengang saat ia mengalahkan Goerge Foreman dengan KO di ronde 6.

back to top