Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Perlu tindakan tegas untuk hentikan virus Ebola

Perlu tindakan tegas untuk hentikan virus Ebola

Afrika Barat-KoPi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  mengatakan "Perlu adanya tindakan tegas " untuk menghentikan wabah virus Ebola yang mematikan di Afrika Barat. WHO telah mengirimkan tim ahli untuk membantu penduduk setempat menangani wabah tersebut dan berencana bertemu pekan depan. Dalam pertemuan, mereka membahas bagaimana cara untuk menekan angka korban Ebola.

Para relawan di lapangan mengatakan wabah telah mencapai proporsi yang belum pernah terjadi sebelumnya. "Wabah berada di luar kendali," kata Dr. Bart Janssens, direktur operasional penanganan wabah Ebola.

Ada sedikitnya 600 kasus dan 390 kematian di Guinea, Sierra Leone, dan Liberia, menurut pernyataan WHO yang dirilis pada hari Kamis. Data tersebut dihitung sejak wabah dimulai pada bulan Maret.

Ebola adalah sebuah penyakit cukup mematikan melihat banyaknya korban. Gejala awalnya seperti flu: sakit kepala, demam, kelelahan. Kemudian diare dan muntah-muntah, sementara itu virus menutup kemampuan darah untuk beredar dan selanjutnya terjadi penggumpalan darah.

Akibatnya, pasien sering mengalami pendarahan internal dan eksternal. Banyak yang meninggal dalam kurun waktu 10 hari.

Kabar baiknya Ebola tidak cepat menyebar. Seorang pasien yang terinfeksi tidak dapat menyebarkan virus ke orang lain sampai mereka benar-benar menunjukkan gejala.

(Irfan Ridlowi)

Sumber: CNN

back to top