Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Perempuan-perempuan Malaysia ikut ISIS untuk ‘jihad al-nikah’

Perempuan-perempuan Malaysia ikut ISIS untuk ‘jihad al-nikah’

Malaysia-KoPi, Tiga orang perempuan Malaysia yang rupanya menaruh simpatinya kepada ISIS, dilaporkan sedang pergi ke Timur Tengah untuk menawarkan dirinya kepada para militan ISIS untuk memuaskan kebutuhan seksual para militan, seorang intelejen Malaysia mengatakan dalam sebuah interview pada hari Rabu.

“Para wanita tersebut diyakini akan menawarkan diirinya dalam memberikan kesenangan seksual bagi para militan ISIS,” intelejen yang berbicara dan tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada Malaysian Insider.

Dia menambahkan: “konsep ini nampak kontroversial tapi hal tersebut mulai meningkat di kalangan perempuan tertentu yang menunjukkan simpatinya kepada ISIS.”

Konsep tersebut disebut dengan “jihad al-nikah”, yang mengizinkan hubungan seksual diluar nikah dengan berbagai pasangan, yang menurut Muslim Salafi garis keras itu adalah konsep yang sah dalam ketika dalam perang suci.

Intelejen tersebut juga mengatakan bahwa perempuan muslim lainnya dari Australia dan Inggris juga telah mengikuti ISIS. Sedangkan laporan mengenai perempuan muslim, yang ikut jihad al-nikah, termasuk para perempuan dari Tunisia telah tejadi sejak akhir 2013 kemarin.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top