Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Perempuan-perempuan Malaysia ikut ISIS untuk ‘jihad al-nikah’

Perempuan-perempuan Malaysia ikut ISIS untuk ‘jihad al-nikah’

Malaysia-KoPi, Tiga orang perempuan Malaysia yang rupanya menaruh simpatinya kepada ISIS, dilaporkan sedang pergi ke Timur Tengah untuk menawarkan dirinya kepada para militan ISIS untuk memuaskan kebutuhan seksual para militan, seorang intelejen Malaysia mengatakan dalam sebuah interview pada hari Rabu.

“Para wanita tersebut diyakini akan menawarkan diirinya dalam memberikan kesenangan seksual bagi para militan ISIS,” intelejen yang berbicara dan tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada Malaysian Insider.

Dia menambahkan: “konsep ini nampak kontroversial tapi hal tersebut mulai meningkat di kalangan perempuan tertentu yang menunjukkan simpatinya kepada ISIS.”

Konsep tersebut disebut dengan “jihad al-nikah”, yang mengizinkan hubungan seksual diluar nikah dengan berbagai pasangan, yang menurut Muslim Salafi garis keras itu adalah konsep yang sah dalam ketika dalam perang suci.

Intelejen tersebut juga mengatakan bahwa perempuan muslim lainnya dari Australia dan Inggris juga telah mengikuti ISIS. Sedangkan laporan mengenai perempuan muslim, yang ikut jihad al-nikah, termasuk para perempuan dari Tunisia telah tejadi sejak akhir 2013 kemarin.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top