Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Perempuan ini jadi Barbie hidup gara-gara dipaksa orangtua

Perempuan ini jadi Barbie hidup gara-gara dipaksa orangtua
KoPi | Angelica Kenova, perempuan berusia 26 tahun asal Moskow, Rusia, kini disebut sebagai boneka Barbie hidup lantaran bentuk tubuh dan parasnya. Ia menyatakan tidak pernah melakukan operasi plastik sekalipun, melainkan dari diet ketat yang dikontrol orangtuanya.
 

Kenova menjadi perempuan Eropa Timur kesekian yang disebut-sebut sebagai boneka Barbie hidup. Ia memiliki lingkar pinggang berukuran 50 cm dan memiliki berat hanya 40 kg.

Semua itu ia dapat karena orangtuanya mengontrol penampilannya dan dietnya, menyuruhnya berolahraga, dan melarangnya berkencan tanpa ditemani orangtua.

"Seharusnya saya sudah hidup terpisah dari orangtua, tapi mereka bersikeras agar saya tetap tinggal bersama mereka. Mereka tidak ingin saya pindah dan saya masih tergantung pada mereka secara finansial," ungkap Kenova pada news.com.au, seperti dikutip dari The Huffington Post.

Kenova juga mengatakan orangtuanya mengawasi ke mana pun ia pergi. "Saya tidak diijinkan membeli pakaian tanpa ibu saya menemani. Dia suka memilihkan pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh saya dan menonjolkan bentuk tubuh saya," ujar Kenova.

Meski orangtuanya memperlakukan Kenova seperti boneka, hal itu tidak menghentikannya mengejar hal yang disukainya. Kenova mengatakan ia berambisi menjadi model majalah Playboy.

Angelica Kenova merupakan perempuan Eropa Timur kesekian yang disebut-sebut sebagai boneka Barbie hidup. Beberapa 'Barbie hidup' yang sempat menuai membuat heboh adalah Valeria Lukyanova asal Ukraina dan Alina Kovalevskaya, model asal Odessa, Ukraina. Mereka disebut-sebut menghabiskan uang ribuan dollar untuk mengejar bentuk tubuh agar mirip boneka Barbie. Boneka Barbie sendiri kerap dikritik karena mempromosikan standar kecantikan yang tak realistis dan tidak mungkin dicapai oleh anatomi tubuh manusia. | The Huffington Post

back to top