Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Penyakit misterius yang menyebabkan kelumpuhan anak-anak AS meningkat

dailynews dailynews

KoPi| Menurut sebuah laporan yang dirilis minggu ini oleh pejabat kesehatan AS, terdapat sindrom langka yang menyebabkan kelumpuhan pada anak-anak yang terus meningkat.

Mielitis Acute Flaccid, atau AFM, disebabkan oleh sejumlah virus, termasuk enterovirus seperti Polio dan West Nile varian. Hal ini mempengaruhi sistem saraf, terutama tali tulang belakang anak-anak.

Gejala awal, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, mirip seperti flu biasa. Sebagaimana perkembangan kondisi gejala seperti kelemahan ekstremitas, mata sulit bergerak, bicara cadel serta otot-otot wajah terkulai dan bisa mengurangi kinerja otot.

CDC menerima laporan 120 kasus penyakit langka antara Agustus dan Desember 2014. Pusat ini melihat penurunan kasus tahun berikutnya - namun jumlah kasus telah meningkat pada tahun 2016, dengan jumlah sekitar 50 orang dari 24 negara telah dikonfirmasi kepada mereka untuk memiliki AFM di seluruh Amerika Serikat tahun ini.

Di antara gejala yang paling berbahaya dari AFM adalah komplikasi pernafasan yang disebabkan oleh melemahnya diafragma dan otot-otot lain yang berhubungan dengan pernafasan.

Kondisi ini tidak dapat diprediksi, beberapa balita dan anak-anak mengalami kelumpuhan dan beberapa hanya mengalami sesuatu yang dirasakan seperti flu biasa.

Para ahli kesehatan masih tidak yakin apa yang menyebabkan meningkatnya kasus AFM.

"Belum terdeteksi secara jelas apa patogen (kuman) atau respon imun yang menyebabkan gangguan sinyal yang dikirim dari sistem saraf ke otot-otot yang dapat menyebabkan kelemahan pada lengan dan kaki," kata CDC dalam laporannya tentang AFM.

CDC dokter anak Dr Manisha Patel, dalam sebuah wawancara dengan CBS News, mengatakan itu penting bagi orangtua untuk tetap waspada terhadap setiap perubahan dalam kesehatan anak-anak mereka.

"Sampai kita dapat memahami hal ini lebih baik, kita meminta orang tua untuk tetap waspada, mempraktekkan tata cara mencuci tangan dengan sabun dan air yang baik dan benar," kata Patel.|DailyNews|Yuda Darmawan

back to top