Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Penghapusan situs porno oleh China

Penghapusan situs porno oleh China

China-KoPi, China telah menutup 110 situs sebagai bagian dari tindakan keras secara nasional pada situs pornografi online, Kantor Informasi dan Internet China mengatakan pada hari Minggu (20/4).

Sekitar 3.300 akun pada layanan berbasis jejaring sosial, seperti WeChat dan Sina Weibo, serta forum online lainnya  telah dihapus di baru-baru ini setelah malaunching kampanye "Cleaning the Web 2014". 

 

Hampir 7.000 iklan dan 200.000 teks yang mengandung konten pornografi juga dihapus. 

 

The National Office Against Pornographic and Illegal Publications mengatakan bahwa pornografi menciptakan kerugian besar bagi anak-anak dan etos sosial. 

 

Mereka juga mengatakan bahwa kampanye ini adalah dalam menanggapi penyebaran pornografi online secara keras  meskipun telah ada beberapa penghapusan sebelumnya.

 

(Fahrurrazi)

Sumber: CCTV.Com

back to top