Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Peneliti temukan asal muasal HIV, dari Kongo

Peneliti temukan asal muasal HIV, dari Kongo

Kongo-KoPi, Sebuah sejarah baru tentang genetik HIV menunjukkan bagaimana penyakit tersebut diyakini bersumber dari Kinshasa, Republik Kongo pada tahun 1920, para peneliti mengatakan.

Dibantu oleh adanya kereta api dan perdagangan seks, virus tersebut menyebabkan AIDS dan menyebar di Benua Eropa dan kemudian seluruh dunia, dimana 75 juta orang terinfeksi dan meyebabkan 36 juta orang meninggal dunia.

Tim peniliti internasional merekonstruksi sejarah genetik HIV-1 kelompok M, dan menemukan bahwa asal muasal dari kelompok M ini “kemungkinan besar sekali” muncul di Kinshasa sekitar tahun 1920.

Peneliti yakin HIV pindah dari binatang menyusui dan kera ke manusia sebanyak 13 kali, namun hanya satu kali saja pernah terjadi yang menyebabkan positif terinfeksi kepada manusia.

Dan itu terjadi karena dibantu oleh berbagai faktor, termasuk perkembangan penduduk, meluasnya jalur kereta api selama koloni Belgia, dan berubah menjadi perdagangan seks, yang menjadi kesatuan bisa menyimpulkan bahwa terlihat HIV muncul dari Kinshasa dan menyebar ke seluruh dunia antara tahun 1920 dan 195o, kata penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science.

“Untuk pertama kalinya kami menganalisa semua bukti yang ada menggunakan teknik phylogeografi, yang bisa membuat kita berdasarkan statistik mengira dari mana sebuah virus itu muncul,” kata peneliti senior Oliver Pybus dari Departemen Zoology Oxford University.

HIV pertama kali diidentifikasi pada tahun 1981, dan epidemickAIDS kemudian menggelembung lebih dari satu dekade sehingga obat antiretroviral dibuat.
Para peneliti mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memahami faktor-faktor sosial yang berbeda yang bisa membuat virus tersebut menyebar.


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top