Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Peneliti temukan asal muasal HIV, dari Kongo

Peneliti temukan asal muasal HIV, dari Kongo

Kongo-KoPi, Sebuah sejarah baru tentang genetik HIV menunjukkan bagaimana penyakit tersebut diyakini bersumber dari Kinshasa, Republik Kongo pada tahun 1920, para peneliti mengatakan.

Dibantu oleh adanya kereta api dan perdagangan seks, virus tersebut menyebabkan AIDS dan menyebar di Benua Eropa dan kemudian seluruh dunia, dimana 75 juta orang terinfeksi dan meyebabkan 36 juta orang meninggal dunia.

Tim peniliti internasional merekonstruksi sejarah genetik HIV-1 kelompok M, dan menemukan bahwa asal muasal dari kelompok M ini “kemungkinan besar sekali” muncul di Kinshasa sekitar tahun 1920.

Peneliti yakin HIV pindah dari binatang menyusui dan kera ke manusia sebanyak 13 kali, namun hanya satu kali saja pernah terjadi yang menyebabkan positif terinfeksi kepada manusia.

Dan itu terjadi karena dibantu oleh berbagai faktor, termasuk perkembangan penduduk, meluasnya jalur kereta api selama koloni Belgia, dan berubah menjadi perdagangan seks, yang menjadi kesatuan bisa menyimpulkan bahwa terlihat HIV muncul dari Kinshasa dan menyebar ke seluruh dunia antara tahun 1920 dan 195o, kata penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science.

“Untuk pertama kalinya kami menganalisa semua bukti yang ada menggunakan teknik phylogeografi, yang bisa membuat kita berdasarkan statistik mengira dari mana sebuah virus itu muncul,” kata peneliti senior Oliver Pybus dari Departemen Zoology Oxford University.

HIV pertama kali diidentifikasi pada tahun 1981, dan epidemickAIDS kemudian menggelembung lebih dari satu dekade sehingga obat antiretroviral dibuat.
Para peneliti mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memahami faktor-faktor sosial yang berbeda yang bisa membuat virus tersebut menyebar.


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top