Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Peneliti temukan asal muasal HIV, dari Kongo

Peneliti temukan asal muasal HIV, dari Kongo

Kongo-KoPi, Sebuah sejarah baru tentang genetik HIV menunjukkan bagaimana penyakit tersebut diyakini bersumber dari Kinshasa, Republik Kongo pada tahun 1920, para peneliti mengatakan.

Dibantu oleh adanya kereta api dan perdagangan seks, virus tersebut menyebabkan AIDS dan menyebar di Benua Eropa dan kemudian seluruh dunia, dimana 75 juta orang terinfeksi dan meyebabkan 36 juta orang meninggal dunia.

Tim peniliti internasional merekonstruksi sejarah genetik HIV-1 kelompok M, dan menemukan bahwa asal muasal dari kelompok M ini “kemungkinan besar sekali” muncul di Kinshasa sekitar tahun 1920.

Peneliti yakin HIV pindah dari binatang menyusui dan kera ke manusia sebanyak 13 kali, namun hanya satu kali saja pernah terjadi yang menyebabkan positif terinfeksi kepada manusia.

Dan itu terjadi karena dibantu oleh berbagai faktor, termasuk perkembangan penduduk, meluasnya jalur kereta api selama koloni Belgia, dan berubah menjadi perdagangan seks, yang menjadi kesatuan bisa menyimpulkan bahwa terlihat HIV muncul dari Kinshasa dan menyebar ke seluruh dunia antara tahun 1920 dan 195o, kata penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science.

“Untuk pertama kalinya kami menganalisa semua bukti yang ada menggunakan teknik phylogeografi, yang bisa membuat kita berdasarkan statistik mengira dari mana sebuah virus itu muncul,” kata peneliti senior Oliver Pybus dari Departemen Zoology Oxford University.

HIV pertama kali diidentifikasi pada tahun 1981, dan epidemickAIDS kemudian menggelembung lebih dari satu dekade sehingga obat antiretroviral dibuat.
Para peneliti mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memahami faktor-faktor sosial yang berbeda yang bisa membuat virus tersebut menyebar.


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top