Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Peneliti temukan asal muasal HIV, dari Kongo

Peneliti temukan asal muasal HIV, dari Kongo

Kongo-KoPi, Sebuah sejarah baru tentang genetik HIV menunjukkan bagaimana penyakit tersebut diyakini bersumber dari Kinshasa, Republik Kongo pada tahun 1920, para peneliti mengatakan.

Dibantu oleh adanya kereta api dan perdagangan seks, virus tersebut menyebabkan AIDS dan menyebar di Benua Eropa dan kemudian seluruh dunia, dimana 75 juta orang terinfeksi dan meyebabkan 36 juta orang meninggal dunia.

Tim peniliti internasional merekonstruksi sejarah genetik HIV-1 kelompok M, dan menemukan bahwa asal muasal dari kelompok M ini “kemungkinan besar sekali” muncul di Kinshasa sekitar tahun 1920.

Peneliti yakin HIV pindah dari binatang menyusui dan kera ke manusia sebanyak 13 kali, namun hanya satu kali saja pernah terjadi yang menyebabkan positif terinfeksi kepada manusia.

Dan itu terjadi karena dibantu oleh berbagai faktor, termasuk perkembangan penduduk, meluasnya jalur kereta api selama koloni Belgia, dan berubah menjadi perdagangan seks, yang menjadi kesatuan bisa menyimpulkan bahwa terlihat HIV muncul dari Kinshasa dan menyebar ke seluruh dunia antara tahun 1920 dan 195o, kata penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science.

“Untuk pertama kalinya kami menganalisa semua bukti yang ada menggunakan teknik phylogeografi, yang bisa membuat kita berdasarkan statistik mengira dari mana sebuah virus itu muncul,” kata peneliti senior Oliver Pybus dari Departemen Zoology Oxford University.

HIV pertama kali diidentifikasi pada tahun 1981, dan epidemickAIDS kemudian menggelembung lebih dari satu dekade sehingga obat antiretroviral dibuat.
Para peneliti mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memahami faktor-faktor sosial yang berbeda yang bisa membuat virus tersebut menyebar.


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top