Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Pemerintah Syiah Suriah merusak perdamaian Suriah

Reuters Reuters

Suriah-KoPi| Salah seorang tokoh utama oposisi Suriah mengatkan pemerintah Basyar Assad (Suriah) merusak kesepakatan perdamaian di Suriah dengan melakukan serangan kepada kepada oposisi dan warga sipil.

Perang yang sudah berlangsung selama lima tahun tersebut terancam gagal damai, setelah upaya Amerika Serikat dan didukung Arab Saudi dirusak aksi serangan pemerintah Syiah Suriah Basyar Assad.

Perancis mengatakan adanya laporan adanya penyerangan terhadap warga dan opisisi setelah perjanjian gencatan senjata berlaku pada Sabtu kemarin dan untuk itu tengah dilakukan konfirmasi.

Sementara itu Kerry Menteri Luar Negeri Amerika Serikat memprihatinkan tindakan pemerintah Syiah Suriah yang menghalang-halangi bantuan kemanusian di Aleppo.

Truk bantuan yang membawa barang-barang non-makanan seperti selimut, Senin memasuki Mouadamiya, pinggiran Damaskus dikepung oleh pasukan pemerintah, kata Syrian Arab Bulan Sabit Merah.

PBB dan badan-badan lainnya berharap untuk memberikan bantuan kepada lebih dari 150.000 orang di daerah terkepung selama lima hari ke depan.

Asaad al-Zoubi, kepala delegasi HNC untuk perdamaian, memberi penilaian suram dari gencatan senjata. "Kami tidak menghadapi pelanggaran gencatan senjata ... kita menghadapi pembatalan lengkap," katanya di Al Arabiya al Hadath TV.

"Saya percaya masyarakat internasional benar-benar gagal dalam semua upaya menuju perdamaian. Masyarakat internasional harus mengambil langkah-langkah nyata dan praktis terhadap rezim (Suriah)," kata Zoubi, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Perserikatan Bangsa-Bangsa berencana membuat pertemuan baru 7 maret 2016 mendatang untuk upaya perdamaian, namun sepertinya tidak disambut dengan baik. |Reuters|KoPi|

back to top