Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

PBB memperingatkan dunia agar waspada penyebaran Ebola

PBB memperingatkan dunia agar waspada penyebaran Ebola
Afrika Barat-KoPi- Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan dunia agar waspada terhadap penyebaran Ebola. Hal itu bertujuan agar mereka siap menghadapi situasi buruk yang belum pernah terjadi sebelumnya, ketika dihadapkan dengan virus mematikan Ebola.

Sebuah laporan baru yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan virus berjalan lebih cepat dari mereka dan selalu memenangkan perlombaan. Virus menyapu Afrika Barat dan mulai membuat jalan ke seluruh dunia. 

Berbicara di Dewan Keamanan PBB kemarin, wakil coordinator Ebola PBB Anthony Banbury mengatakan  batas waktu kritis Ebola sampai dengan Desember. Jika lebih dari waktu yang ditentukan besar kemungkinan terburuk akan terjadi, Ebola akan sulit dikontrol.

Banbury mengatakan dia sangat prihatin karena semua upaya sejauh ini tidak berhasil menghentikan wabah. Peringatan itu datang karena jumlah kasus Ebola telah mencapai 9.000 kasus dan lebih dari setengahnya  meninggal dunia. 

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan jumlah kasus Afrika Barat bisa membengkak hingga 10.000 kasus jika dalam waktu dua bulan wabah tersebut tidak bisa dikontrol. 

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

 

 

 

back to top