Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

PBB dan sekutu segera jatuhkan sanksi nuklir Iran

PBB dan sekutu segera jatuhkan sanksi nuklir Iran

Teheran-KoPi| PBB, Amerika Serikat dan Uni Eropa akan menjatuhkan sanksi kepada Iran. Penjatuhan sansi kepada Iran terkait percobaan ledakan bom hidrogen beberapa waktu yang lalu.

Setelah dikorfirmasi Menteri Luar Negeri, Mohammad Javad Zarif mengatakan sanksi akan segera dilaksanakan. "Pemberian sanksi menjaga komitmen Iran untuk mengamankan program energi nuklirnya," kata Zarif saat mengunjungi Wina pada sabtu 16 Januari 2016.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) pada hari Sabtu diperkirakan akan merilis laporan tentang apakah Iran telah menyelesaikan komitmennya berdasarkan kesepakatan nuklir internasional yang dicapai tahun lalu.

"Dengan rilis laporan IAEA, pernyataan bersama akan diresmikan untuk mengumumkan awal kesepakatan," kata Zarif.

Zarif diperkirakan akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Uni Eropa (UE) kepala kebijakan luar negeri Federica Mogherini untuk membahas landmark Bersama Komprehensif Rencana Aksi (JCPOA) menjelang pelaksanaan sanksi.

Berdasarkan perjanjian nuklir 14 Juli 2015, Iran setuju untuk mengecilkan program atomnya. |xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top