Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pamer gambar korban MH17, pakar forensik dipecat

Pamer gambar korban MH17, pakar forensik dipecat

KoPi| Goerge Maat, Seorang pakar identifikasi pesawat MH17 dipecat setelah memperlihatkan beberapa gambar korban tewas dalam sebuah kuliah umum.“kerjasama dengan yang bersangkutan telah dihentikan,” kata menteri hukum, Ard van der Steur, kepada para pembuat hukum di Parlemen.

Menteri tersebut telah terlebih dahulu  menggambarkan kuliah yang disampaikan Maat, yang juga seorang antropolog di Universitas Leiden ini dengan kalimat, “benar-benar tidak pantas dan berselera buruk.”

Jurnalis dari televisi lokal, RTL Nieuws menghadiri kuliah umum tersebut dan menjadi orang pertama yang melaporkan kejadian yang disusun oleh asosiasi mahasiswa kedokteran tersebut. Selama perkuliahan, Maat memperlihatkan foto-foto bagian tubuh dan menjelaskan proses identifikasi.
Thomas Aling, juru bicara tim LTFO atau Lembaga Forensik Belanda berkata sebelum hari kamis, Maat telah ditangguhkan dari pekerjaannya.

Sebanyak 298 penumpang dan kru pesawat Malaysia Airlines warga Belanda, Malaysia dan Australia tersebut tewas akibat ditembak jatuh di atas wilayah yang dikuasai pemberontak timur Ukraina pada bulan Juli tahun lalu.

Sedangkan kuliah tersebut diberikan pada awal April kepada sekitar 150 audiens yang memperlihatkan keadaan korban yang sebenarnya boleh diperlihatkan untuk keperluan pendidikan semata, namun tidak diperuntukkan bagi publik.
Pada awalnya Maat mengira bahwa perkuliahan tersebut memang hanya untuk mahasiswa kedokteran, namun ternyata undangan perkuliahan tersebut telah tersebar di situs sosial facebook.

 “Jelas sekali bahwa undangan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat umum, saya tidak menyadarinya,” kata Maat di kepolisian. “saya benar benar minta maaf karena telah menyakiti keluarga korban.”
Negara Belanda menjadi penanggung jawab untuk memimpin investigasi tentang penyebab insiden kecelakaan pesawat dengan rute Amsterdam- Kuala Lumpur itu. | the guardian |Roihatul Firdaus|


back to top