Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Pamer gambar korban MH17, pakar forensik dipecat

Pamer gambar korban MH17, pakar forensik dipecat

KoPi| Goerge Maat, Seorang pakar identifikasi pesawat MH17 dipecat setelah memperlihatkan beberapa gambar korban tewas dalam sebuah kuliah umum.“kerjasama dengan yang bersangkutan telah dihentikan,” kata menteri hukum, Ard van der Steur, kepada para pembuat hukum di Parlemen.

Menteri tersebut telah terlebih dahulu  menggambarkan kuliah yang disampaikan Maat, yang juga seorang antropolog di Universitas Leiden ini dengan kalimat, “benar-benar tidak pantas dan berselera buruk.”

Jurnalis dari televisi lokal, RTL Nieuws menghadiri kuliah umum tersebut dan menjadi orang pertama yang melaporkan kejadian yang disusun oleh asosiasi mahasiswa kedokteran tersebut. Selama perkuliahan, Maat memperlihatkan foto-foto bagian tubuh dan menjelaskan proses identifikasi.
Thomas Aling, juru bicara tim LTFO atau Lembaga Forensik Belanda berkata sebelum hari kamis, Maat telah ditangguhkan dari pekerjaannya.

Sebanyak 298 penumpang dan kru pesawat Malaysia Airlines warga Belanda, Malaysia dan Australia tersebut tewas akibat ditembak jatuh di atas wilayah yang dikuasai pemberontak timur Ukraina pada bulan Juli tahun lalu.

Sedangkan kuliah tersebut diberikan pada awal April kepada sekitar 150 audiens yang memperlihatkan keadaan korban yang sebenarnya boleh diperlihatkan untuk keperluan pendidikan semata, namun tidak diperuntukkan bagi publik.
Pada awalnya Maat mengira bahwa perkuliahan tersebut memang hanya untuk mahasiswa kedokteran, namun ternyata undangan perkuliahan tersebut telah tersebar di situs sosial facebook.

 “Jelas sekali bahwa undangan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat umum, saya tidak menyadarinya,” kata Maat di kepolisian. “saya benar benar minta maaf karena telah menyakiti keluarga korban.”
Negara Belanda menjadi penanggung jawab untuk memimpin investigasi tentang penyebab insiden kecelakaan pesawat dengan rute Amsterdam- Kuala Lumpur itu. | the guardian |Roihatul Firdaus|


back to top