Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Oposisi Suriah melunak, sepakati perundingan dengan PBB

Oposisi Suriah melunak, sepakati perundingan dengan PBB

Suriah-KoPi| Oposisi Suriah merencanakan berunding dengan PBB. Perundingan seputar opsi damai di Suriah. Seorang juru bicara oposisi mengatakan ada pemikiran pemerintah untuk menghentikan pemboman sebelum perundingan terjadi.

Sebelumnya PBB berusaha mengadakan pembicaraan pertama dalam dua tahun terakhir untuk menyudahi perang saudara yang terjadi hampir 5 tahun di Suriah. Namun sejauh ini pihak oposisi tidak setuju dengan perundingan yang hendak dilaksanakan.

Perang sipil Suriah telah menewaskan 250.000 orang dan lebih dari 10 juta warga mengungsi. Konflik Suriah juga menjadi sorotan negara di dunia. Bahkan negeri Paman Sam turut menjadi juru kampanye menyerang Negara Islam, mempertahankan wilayah Suriah bagian timur dan Irak bagian utara.

Sementara Rusia memasuki perang tahun lalu. Rusia berkepentingan membantu Presiden Bashar al-Assad. Rusia mengklaim pihak oposisi sebagai teroris.

Tanggapan tawaran perundingan PBB

Kelompok oposisi utama Sunni Arab, yang didukung oleh pemerintah Arab regional, mengatakan mereka tidak akan menghadiri pembicaraan kecuali mereka dapat memilih delegasi mereka.

Juru bicara Komite Tinggi Negosiasi Oposisi Suriah (HNC), Salim al-Muslat, menuduh Rusia dan pemerintah Suriah sengaja mengganjal pembicaraan yang awalnya akan dimulai di Jenewa, Senin lalu.
HNC berulang kali mengatakan pembicaraan tidak bisa dimulai sampai serangan udara dihentikan.

"Kami ingin mewujudkan sisi kemanusiaan dalam konflik ini. Perlindungan kemanusiaan tanpa prasyarat. Sesuai resolusi internasional bagian dari yang harus dilaksanakan, jadi kami melihat ada keseriusan dan niat baik dalam hal ini," kata al-Muslat di Saudi-dimiliki saluran berita Arab Arabiya al-Hadath. |reuters.com|Winda Efanur FS|

back to top