Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Oposisi Suriah: Bom Mobil ISIS di Homs diatur Basyar Assad

Oposisi Suriah: Bom Mobil ISIS di Homs diatur Basyar Assad

KoPiKelompok militan ISIS dilaporkan menyatakan klaim bertanggung jawab melalui channel Telegram atas rangkaian pengeboman yang mengguncang kawasan Syi'ah Nushairiyah.

 

Serangan 2 bom mobil terjadi di kawasan Az-Zahra, kota Homs, dan 3 ledakan mengguncang kawasan Sayidah Zainab di Damaskus, Suriah

Kawasan Az-Zahra, Homs, dihuni oleh penduduk pendukung rezim dari kelompok minoritas Syi'ah Nushairiyah yang menguasai pusat-pusat Suriah sejak naiknya keluarga Assad ke tampuk kekuasaan Suriah.

Lembaga pemantau HAM dan perang Suriah, SOHR, melaporkan bahwa serangan di Homs menewaskan sebanyak 46 orang, dan di Damaskus menewaskan 63 orang, termasuk wanita dan anak-anak.

Namun menurut para pendukung revolusi Suriah, rangkaian serangan di kota Homs didalangi sendiri oleh pasukan keamanan rezim Assad, dengan tujuan mencari simpati. Kecurigaan muncul disebabkan kuatnya kontrol keamanan di kota tersebut.

"Pasukan Assad berada di belakang serangan bom ini, mereka sepenuhnya mengendalikan kota Homs dan menolak akses apapun tanpa screening ID disertai konsultasi dengan pusat militer, biro politik dan intelijen Assad di Homs,"klaim seorang aktivis pro revolusi.

"Bagaimana bisa mobil di pusat kota (yang dikontrol) Assad bisa meledak?,"lanjutnya.

Menurut aktivis anonim ini, Assad bertujuan memperoleh dukungan dari masyarakat dunia dengan mencitrakan dirinya sebagi "mitra internasional dalam memerangi terorisme,"padahal Assad sendiri adalah sumber utama terorisme yang menghancurkan kota-kota Suriah.

Di antara pengguna jejaring sosial Facebook Suriah, beredar tulisan dari milisi pro-Assad yang diduga bertugas di pos pemeriksaan, berisi peringatan kepada warga kota Homs bahwa "bom mobil telah memasuki Homs". Pesan ini telah beredar 18 jam sebelum ledakan terjadi.

Media pro revolusi menyebut bahwa kejanggalan tersebut menjadi bukti pendukung tuduhan mengenai operasi bom mobil oleh rezim.

Faksi-faksi pejuang oposisi selama ini menuduh bahwa kelompok teroris-Khawarij ISIS telah disusupi oleh intelijen rezim dan diarahkan menjadi sangat ekstrim untuk menghancurkan revolusi dan mencapai kepentingan politik lainnya. |Al-Jazeera|Orient-news|rslh|KoPi|

back to top