Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Oposisi Suriah: Bom Mobil ISIS di Homs diatur Basyar Assad

Oposisi Suriah: Bom Mobil ISIS di Homs diatur Basyar Assad

KoPiKelompok militan ISIS dilaporkan menyatakan klaim bertanggung jawab melalui channel Telegram atas rangkaian pengeboman yang mengguncang kawasan Syi'ah Nushairiyah.

 

Serangan 2 bom mobil terjadi di kawasan Az-Zahra, kota Homs, dan 3 ledakan mengguncang kawasan Sayidah Zainab di Damaskus, Suriah

Kawasan Az-Zahra, Homs, dihuni oleh penduduk pendukung rezim dari kelompok minoritas Syi'ah Nushairiyah yang menguasai pusat-pusat Suriah sejak naiknya keluarga Assad ke tampuk kekuasaan Suriah.

Lembaga pemantau HAM dan perang Suriah, SOHR, melaporkan bahwa serangan di Homs menewaskan sebanyak 46 orang, dan di Damaskus menewaskan 63 orang, termasuk wanita dan anak-anak.

Namun menurut para pendukung revolusi Suriah, rangkaian serangan di kota Homs didalangi sendiri oleh pasukan keamanan rezim Assad, dengan tujuan mencari simpati. Kecurigaan muncul disebabkan kuatnya kontrol keamanan di kota tersebut.

"Pasukan Assad berada di belakang serangan bom ini, mereka sepenuhnya mengendalikan kota Homs dan menolak akses apapun tanpa screening ID disertai konsultasi dengan pusat militer, biro politik dan intelijen Assad di Homs,"klaim seorang aktivis pro revolusi.

"Bagaimana bisa mobil di pusat kota (yang dikontrol) Assad bisa meledak?,"lanjutnya.

Menurut aktivis anonim ini, Assad bertujuan memperoleh dukungan dari masyarakat dunia dengan mencitrakan dirinya sebagi "mitra internasional dalam memerangi terorisme,"padahal Assad sendiri adalah sumber utama terorisme yang menghancurkan kota-kota Suriah.

Di antara pengguna jejaring sosial Facebook Suriah, beredar tulisan dari milisi pro-Assad yang diduga bertugas di pos pemeriksaan, berisi peringatan kepada warga kota Homs bahwa "bom mobil telah memasuki Homs". Pesan ini telah beredar 18 jam sebelum ledakan terjadi.

Media pro revolusi menyebut bahwa kejanggalan tersebut menjadi bukti pendukung tuduhan mengenai operasi bom mobil oleh rezim.

Faksi-faksi pejuang oposisi selama ini menuduh bahwa kelompok teroris-Khawarij ISIS telah disusupi oleh intelijen rezim dan diarahkan menjadi sangat ekstrim untuk menghancurkan revolusi dan mencapai kepentingan politik lainnya. |Al-Jazeera|Orient-news|rslh|KoPi|

back to top