Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Oposisi Suriah: Bom Mobil ISIS di Homs diatur Basyar Assad

Oposisi Suriah: Bom Mobil ISIS di Homs diatur Basyar Assad

KoPiKelompok militan ISIS dilaporkan menyatakan klaim bertanggung jawab melalui channel Telegram atas rangkaian pengeboman yang mengguncang kawasan Syi'ah Nushairiyah.

 

Serangan 2 bom mobil terjadi di kawasan Az-Zahra, kota Homs, dan 3 ledakan mengguncang kawasan Sayidah Zainab di Damaskus, Suriah

Kawasan Az-Zahra, Homs, dihuni oleh penduduk pendukung rezim dari kelompok minoritas Syi'ah Nushairiyah yang menguasai pusat-pusat Suriah sejak naiknya keluarga Assad ke tampuk kekuasaan Suriah.

Lembaga pemantau HAM dan perang Suriah, SOHR, melaporkan bahwa serangan di Homs menewaskan sebanyak 46 orang, dan di Damaskus menewaskan 63 orang, termasuk wanita dan anak-anak.

Namun menurut para pendukung revolusi Suriah, rangkaian serangan di kota Homs didalangi sendiri oleh pasukan keamanan rezim Assad, dengan tujuan mencari simpati. Kecurigaan muncul disebabkan kuatnya kontrol keamanan di kota tersebut.

"Pasukan Assad berada di belakang serangan bom ini, mereka sepenuhnya mengendalikan kota Homs dan menolak akses apapun tanpa screening ID disertai konsultasi dengan pusat militer, biro politik dan intelijen Assad di Homs,"klaim seorang aktivis pro revolusi.

"Bagaimana bisa mobil di pusat kota (yang dikontrol) Assad bisa meledak?,"lanjutnya.

Menurut aktivis anonim ini, Assad bertujuan memperoleh dukungan dari masyarakat dunia dengan mencitrakan dirinya sebagi "mitra internasional dalam memerangi terorisme,"padahal Assad sendiri adalah sumber utama terorisme yang menghancurkan kota-kota Suriah.

Di antara pengguna jejaring sosial Facebook Suriah, beredar tulisan dari milisi pro-Assad yang diduga bertugas di pos pemeriksaan, berisi peringatan kepada warga kota Homs bahwa "bom mobil telah memasuki Homs". Pesan ini telah beredar 18 jam sebelum ledakan terjadi.

Media pro revolusi menyebut bahwa kejanggalan tersebut menjadi bukti pendukung tuduhan mengenai operasi bom mobil oleh rezim.

Faksi-faksi pejuang oposisi selama ini menuduh bahwa kelompok teroris-Khawarij ISIS telah disusupi oleh intelijen rezim dan diarahkan menjadi sangat ekstrim untuk menghancurkan revolusi dan mencapai kepentingan politik lainnya. |Al-Jazeera|Orient-news|rslh|KoPi|

back to top