Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Oposisi Suriah: Bom Mobil ISIS di Homs diatur Basyar Assad

Oposisi Suriah: Bom Mobil ISIS di Homs diatur Basyar Assad

KoPiKelompok militan ISIS dilaporkan menyatakan klaim bertanggung jawab melalui channel Telegram atas rangkaian pengeboman yang mengguncang kawasan Syi'ah Nushairiyah.

 

Serangan 2 bom mobil terjadi di kawasan Az-Zahra, kota Homs, dan 3 ledakan mengguncang kawasan Sayidah Zainab di Damaskus, Suriah

Kawasan Az-Zahra, Homs, dihuni oleh penduduk pendukung rezim dari kelompok minoritas Syi'ah Nushairiyah yang menguasai pusat-pusat Suriah sejak naiknya keluarga Assad ke tampuk kekuasaan Suriah.

Lembaga pemantau HAM dan perang Suriah, SOHR, melaporkan bahwa serangan di Homs menewaskan sebanyak 46 orang, dan di Damaskus menewaskan 63 orang, termasuk wanita dan anak-anak.

Namun menurut para pendukung revolusi Suriah, rangkaian serangan di kota Homs didalangi sendiri oleh pasukan keamanan rezim Assad, dengan tujuan mencari simpati. Kecurigaan muncul disebabkan kuatnya kontrol keamanan di kota tersebut.

"Pasukan Assad berada di belakang serangan bom ini, mereka sepenuhnya mengendalikan kota Homs dan menolak akses apapun tanpa screening ID disertai konsultasi dengan pusat militer, biro politik dan intelijen Assad di Homs,"klaim seorang aktivis pro revolusi.

"Bagaimana bisa mobil di pusat kota (yang dikontrol) Assad bisa meledak?,"lanjutnya.

Menurut aktivis anonim ini, Assad bertujuan memperoleh dukungan dari masyarakat dunia dengan mencitrakan dirinya sebagi "mitra internasional dalam memerangi terorisme,"padahal Assad sendiri adalah sumber utama terorisme yang menghancurkan kota-kota Suriah.

Di antara pengguna jejaring sosial Facebook Suriah, beredar tulisan dari milisi pro-Assad yang diduga bertugas di pos pemeriksaan, berisi peringatan kepada warga kota Homs bahwa "bom mobil telah memasuki Homs". Pesan ini telah beredar 18 jam sebelum ledakan terjadi.

Media pro revolusi menyebut bahwa kejanggalan tersebut menjadi bukti pendukung tuduhan mengenai operasi bom mobil oleh rezim.

Faksi-faksi pejuang oposisi selama ini menuduh bahwa kelompok teroris-Khawarij ISIS telah disusupi oleh intelijen rezim dan diarahkan menjadi sangat ekstrim untuk menghancurkan revolusi dan mencapai kepentingan politik lainnya. |Al-Jazeera|Orient-news|rslh|KoPi|

back to top