Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

New York Times memenangkan penghargaan Pulitzers

New York Times memenangkan penghargaan Pulitzers

KoPi| The New York Times memenangkan dua penghargaan bergengsi Pulitzer,  atas ulasannya mengenai Ebola yang merebak di Afrika Selatan yang digambarkan oleh Pulitzer sebagai jurnalisme yang berani dan jelas yang berkaitan dengan masyarakat dan penyelenggaraan kekuasaan yang akuntabel.

Panitia Pulitzer bidang pelayanan umum, mengumumkannya di Universitas Columbia, Senin, pekan ini. Kemudian di posisi berikutnya penghargaan tersebut diberikan kepada media Charleston, South Carolina’s Post dan Courier atas pemberitaannya tentang kekerasan domestik.

Pulitzer memberikan penghargaan yang luar biasa terhadap mereka yang bekerja di bidang jurnalistik, sastra, drama, dan bidang lain. Pulitzer juga memberikan perhatiannya terhadap koran dan situs internet.  

“Sampai maut memisahkan kita,” berita oleh The Post dan Courier menjelaskan mengapa South Carolina adalah satu dari sekian negara tak ramah bagi perempuan. Doug Pardue, satu dari empat orang yang memproduksi seri tersebut berkata bahwa ini adalah strategi untuk memberikan perlindungan yang lebih nyata terhadap perempuan yang dilecehkan.

“Saya senang mendapati jurnalisme yang mampu menghargai melalui pemberitaannya,” kata Pardue. “Ini adalah cerita yang menyentuh banyak orang.”

Untuk liputan Ebola ini, The New York Times memenangkan penghargaan di bagian pemberitaan internasional dan seorang pekerja lepas Daniel Berehulak memenangkan fotografi feature.| Reuters | Frida Anwar

back to top