Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Netanyahu menang, prospek damai kembali suram

Netanyahu menang, prospek damai kembali suram
KoPi | Benjamin Netanyahu kembali memenangi pemilihan umum Israel setelah mengalahkan pesaingnya, Isaac Herzog, dengan perolehan angka yang tipis. Kemenangan Netanyahu ini dipastikan akan kembali menyuramkan prospek perdamaian dengan Palestina.
 

Sejak awal masa kampanyenya, Netanyahu sudah berjanji akan meningkatkan keamanan warga Israel dan tidak akan bernegosiasi tentang solusi dua negara. Ia juga bersumpah akan meneruskan kembali pembangunan pemukiman Israel di Gaza, Tepi Barat, dan Jerusalem Timur. Partai pengusung Netanyahu, Likud, didukung oleh kalangan sayap kanan dan nasionalis.

Kemenangan ini cukup mengejutkan berbagai pihak. Sebelumnya banyak media internasional memprediksi Netanyahu akan kalah dalam pemilu kali ini. Pernyataannya di media untuk tidak akan berdamai dengan Palestina telah membuatnya dikritik pihak internasional, termasuk Amerika. Beberapa lalu pidatonya di Gedung Putih dikecam banyak pihak di Amerika dan memperburuk hubungannya dengan Obama.

Partai Likud berhasil menguasai 30 kursi di Knesset atau parlemen Israel. Pesaing terdekatnya, partai Zionist Union hanya memperoleh 24 kursi. Dengan kemenangannya kali ini, Netanyahu mencatatkan sejarah sebagai perdana menteri yang menjabat paling lama di Israel. Ia sudah empat kali memegang posisi perdana menteri. | Newsweek

back to top