Menu
Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

Prev Next

NASA ciptakan alat canggih analisis El Nino

NASA ciptakan alat canggih analisis El Nino

Los Angeles-KoPi| Badan Antariksa Amerika Serikat NASA telah menemukan alat untuk mengamati peristiwa El Nino dengan lebih baik. Pengamatan ini dilakukan di luar angkasa.

Pengamatan satelit dilengkapi dengan kekuatan pemrosesan super komputer untuk sistem pemodelannya. Para ilmuwan meyakini rangkaian lengkap alat ini mampu menganalisis El Nino dan dampak global lebih baik daripada sebelumnya.

“Tahun ini El Nino kemungkinan akan sama dengan 1997-1998,” kata perwakilan NASA.

El Nino merupakan fenomena menarik karena memiliki luas dan beragam dampak yang terjadi di belahan dunia. Fakta ada kaitan kebakaran di Indonesia terkait dengan pola sirkulasi yang mempengaruhi curah hujan di atas Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan dampak El Nino begitu kompleks dan saling berhubungan dengan sistem Bumi," kata Lesley Ott.

Selama El Nino tahun 1997-1998, permukaan air laut turun kaki hingga (30 cm) di wilayah Pasifik barat dan menyebabkan mahluk hidup seperti terumbu karang kering. Tahun ini El Nino telah menyebabkan permukaan laut juga menurunkan permukaan air laut sebesar tujuh inci (18 cm) di barat Samudera Pasifik tropis.

El Nino adalah fenomena alam yang terjadi setiap 2-7 tahun. Berlangsung antara enam dan 18 bulan. Hal ini menyebabkan pemanasan di perairan permukaan bagian timur ekuator Samudera Pasifik.

Kondisi hangat ini mempengaruhi lingkungan air lokal, tetapi juga memacu pola cuaca ekstrim di seluruh dunia, dari banjir di California hingga kekeringan di Australia.
| xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top