Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

MKOTT menuntut Australia mengakui kedaulatan Timor Leste

MKOTT menuntut Australia mengakui kedaulatan Timor Leste

Jogja-KoPi| MKOTT (Movimentu Kontra Okupasaun Tasi Timor) mengadakan aksi menuntut pemerintah Australia untuk segera berdialog dengan Timor Leste melalu Mahkamah Internasional dan Pengadilan Internasional Hukum Laut serta mengakui kedaulatan Timor Leste seperti kedaulatan negara-negara lain, di pertigaan UIN Sunan Kalojaga Yogyakarta, Selasa (22/3).

Aksi ini dilatarbelakangi oleh ladang minyak dan gas Timor Leste yang dikuasai oleh Australia. Ladang minyak dan gas tersebut yaitu ladang minyan dan gas Elang-Kakaktua, Bayu-Udan, dan Greater Sunrise. Selain itu, juga dikarenakan tekanan Australia terhadap Timor Lester sehingga Timor Lester kehilangan haknya untuk ladang minyak Launaria-Carrolina dan Buffalo.

"Kami menuntut agar Australia mengakui kedaulatan kami", jelas Dede savio, salah satu peserta aksi.

Aksi yang diikuti kurang lebih 30 warga Timor Leste yang tergabung dalam MKKO menuntut Australia harus menghormati martabat dan kedaulatan rakyat Timur Leste, seperti negara-negara lain, Australia harus kembali ke mekanisme perselisihan dan penyelesaian batas-batas kelautan melalui pengadilan international dan pengadilan international hukum kelauta, pemerintah Australia harus menegosiasikannya dengan pemerintah Timor Leste dengan niat yang jujur.

Selain itu, MKOTT juga menuntut agar Australia berhenti menggunakan argumen "platform continental" yang tidak valid lagi dalam hukum internasional serta Australia seharusnya tidak menggunakan politik dalam region untuk mengambil keuntungan dari masa depan masyarakat Timor Leste. |Frenda Yentin

back to top