Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

MKOTT menuntut Australia mengakui kedaulatan Timor Leste

MKOTT menuntut Australia mengakui kedaulatan Timor Leste

Jogja-KoPi| MKOTT (Movimentu Kontra Okupasaun Tasi Timor) mengadakan aksi menuntut pemerintah Australia untuk segera berdialog dengan Timor Leste melalu Mahkamah Internasional dan Pengadilan Internasional Hukum Laut serta mengakui kedaulatan Timor Leste seperti kedaulatan negara-negara lain, di pertigaan UIN Sunan Kalojaga Yogyakarta, Selasa (22/3).

Aksi ini dilatarbelakangi oleh ladang minyak dan gas Timor Leste yang dikuasai oleh Australia. Ladang minyak dan gas tersebut yaitu ladang minyan dan gas Elang-Kakaktua, Bayu-Udan, dan Greater Sunrise. Selain itu, juga dikarenakan tekanan Australia terhadap Timor Lester sehingga Timor Lester kehilangan haknya untuk ladang minyak Launaria-Carrolina dan Buffalo.

"Kami menuntut agar Australia mengakui kedaulatan kami", jelas Dede savio, salah satu peserta aksi.

Aksi yang diikuti kurang lebih 30 warga Timor Leste yang tergabung dalam MKKO menuntut Australia harus menghormati martabat dan kedaulatan rakyat Timur Leste, seperti negara-negara lain, Australia harus kembali ke mekanisme perselisihan dan penyelesaian batas-batas kelautan melalui pengadilan international dan pengadilan international hukum kelauta, pemerintah Australia harus menegosiasikannya dengan pemerintah Timor Leste dengan niat yang jujur.

Selain itu, MKOTT juga menuntut agar Australia berhenti menggunakan argumen "platform continental" yang tidak valid lagi dalam hukum internasional serta Australia seharusnya tidak menggunakan politik dalam region untuk mengambil keuntungan dari masa depan masyarakat Timor Leste. |Frenda Yentin

back to top