Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Menlu Vatikan puji toleransi di Indonesia dan tetap dukung kedaulatan RI atas Papua

Menlu Vatikan puji toleransi di Indonesia dan tetap dukung kedaulatan RI atas Papua

London-KoPi| Menlu Vatikan Mgr. Paul Richard Galagher menyampaikan penghargaan terhadap toleransi masyarakat Indonesia yang mayoritas Islam, meskipun diakui masih terdapat riak-riak intoleransi.

Hal itu diungkapkan Menlu Paul Richard Galagher kepada Dubes RI yang baru untuk Takhta Suci Vatikan, Antonius Agus Sriyono bertempat di kantor Sekretariat Negara Vatikan, kata Sekretaris Tiga KBRI Vatikan Sturmius Teofanus Bate kepada Antara London, Kamis.

Dubes Agus Sriyono, saat bertemu Menlu Vatikan Mgr. Paul Richard Galagher yang berlangsung sekitar 45 menit dibahas isu-isu mengenai Interfaith Dialogue, Asian Youth Day 2017, Kemerdekaan Palestina, Papua dan LGBT.

Saat menyinggung masalah Interfaith Dialogue (dialog antarumat beragama), Mgr. Galagher menyampaikan penghargaan terhadap toleransi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam, meskipun diakui masih terdapat riak-riak intoleransi.

Ketika menyinggung masalah Asian Youth Day, Dubes RI yang baru untuk Takhta Suci Vatikan, Antonius Agus Sriyono menyampaikan harapan kepada Paus Fransiskus agar dapat menghadiri acara yang akan dihadiri sekitar 29 negara di Asia. Mgr. Galagher menyatakan akan menyampaikan hal tersebut kepada State Secretary, Cardinal Pietro Parolin.

Dubes Antonius Agus Sriyono dalam kesempatan itu menyinggung mengenai posisi Indonesia dalam hal penyelesaian masalah kemerdekaan Palestina dimana Indonesia memiliki kebijakan dasar yang sama dengan Takhta Suci Vatikan, yakni two state solutions.

Terkait Papua, kebijakan Taktha Suci Vatikan sejauh ini tidak berubah dan tetap mengakui kedaulatan Indonesia atas Papua. Meskipun demikian, Mgr. Galagher mengharapkan Pemerintah Pusat dapat memberi perhatian pada permasalahan kebebasan berpolitik, kesejahteraan dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia.

Dubes Sriyono menjelaskan sejauh ini Pemerintah Pusat memberikan perhatian besar terhadap pembangunan Papua melalui antara lain pemberian otonomi khusus, pembangunan infrastruktur dan memajukan pendidikan di Papua.

Mengenai kebijakan Vatikan terhadap fenomena LGBT, Mons. Galagher menjelaskan bahwa Vatikan membagi dua permasalahan. Pertama, LGBT dilihat dari aspek orientasi seksual dan LGBT sebagai gerakan. Sebagai gejala orientasi seksual, perlu menghargai hak-hak pribadi mereka sebagai manusia dan perlu diupayakan proses penyembuhan.

Apabila LGBT merupakan sebuah gerakan hal itu tentu bertentangan dengan ajaran gereja, dimana Gereja Katolik mengkategorikannya sebagai dosa.

Pertemuan Dubes RI untuk Vatikan dengan Menlu Vatikan dilakukan hanya dalam dua hari setelah Dubes Sriyono tiba di Roma untuk memulai tugasnya sebagai Duta Besar RI untuk Vatikan, demikian Sturmius Teofanus Bate. AntaraZeynita Gibbons│KoPi

back to top