Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Menlu Inggris: Rusia rusak upaya damai Perang Suriah

Menlu Inggris: Rusia rusak upaya damai Perang Suriah

KoPi| Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond menyebutkan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah merusak upaya masyarakat internasional untuk mengakhiri perang Suriah setelah Rusia mengebomi pejuang oposisi yang merupakan musuh ISIS, untuk menguatkan Basyar al-Assad.

Vladimir Putin hanya berbicara omong kosong menyoal proses politik di Suriah, sementara di sisi lain Rusia terus mengebom para penentang Assad dan membunuhi warga sipil.

Rusia datang membantu di tahun 2015 ketika pasukan Assad terdesak oleh kekalahan beruntun, sehingga mengancam kampung halaman penganut Nushairiyah di Latakia, setelah jatuhnya hampir seluruh Idlib ke tangan para pejuang.

Putin beralasan Rusia hadir untuk mengalahkan ISIS dan "terorisme internasional". Namun menurut sumber independen, sebagian besar serangan Rusia menyasar wilayah pejuang musuh ISIS, serta membunuh 1400 warga sipil (SOHR, Januari).

"Ini sumber kesedihan bagi saya, bahwa semua upaya yang dilakukan telah dirusak oleh Rusia,"kata Hammond kepada Reuters, di kamp pengungsi Zatari di Yordania, sekitar 10 km dari perbatasan Suriah.

"Rusia berkata 'ayo lakukan perundingan', kemudian mereka berunding, berunding dan berunding. Masalah pada Rusia adalah, ketika sedang berunding mereka juga mengebom, dan mendukung Assad,"lanjut Hammond.

Intervensi militer Rusia menyebabkan bertambahnya para pengungsi ke negara-negara sekitar dan membuat orang-orang terusir dari rumahnya.

Hammond juga menyebut bahwa serangan Rusia di Suriah justru menguntungkan ISIS, karena 70% serangan menyasar oposisi Suriah.

Menurut Hammond, Rusia dan Iran yang merupakan sekutu Assad tidak memberi manfaat bagi upaya perdamaian di Suriah. Keduanya hanya berfokus untuk melestarikan kekuasaan rezim Assad. (Reuters)

back to top