Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Main HP 6x lebih berbahaya dari mabuk saat mengemudi

Main HP 6x lebih berbahaya dari mabuk saat mengemudi

KoPi| Pengemudi lebih khawatir terhadap gangguan yang disebabkan oleh ponsel dari pada mereka yang di bawah pengaruh alkohol. Ber-SMS saat berkendara 6 kali lebih memungkinkan menyebabkan kecelakaan dibandingkan berkendara saat mabuk.

Penelitian yang dilakukan oleh GHSA (Governors Highway Safety Association), Amerika Serikat, menemukan bahwa ber-SMS pada saat mengemudi merupakan penyebab terbesar terjadinya kecelakaan di jalan raya.

Hasil dari survei 2.000 orang, 93% mengatakan mengemudi dengan ber-SMS beresiko tinggi. Sementara 92% mengatakan bahwa mereka khawatir karena mereka membuka media sosial di ponsel mereka.

Sebaliknya, 90% merasa pengendara lain yang berada di bawah pengaruh alkohol adalah risiko terbesar untuk keselamatan mereka, meskipun hanya 23 persen percaya itu adalah masalah yang berkembang.

Sarah Sillars, dari Institute of Advanced Pengemudi, mengatakan: "Kami ingin melihat apa yang menjadi pandangan terhadap masyarakat sebagai bagian penting dalam kehidupan mereka, dan menggunakan informasi tersebut untuk mempengaruhi perilaku."

Bahaya penggunaan ponsel saat berkendara bukan pada cara kita menggunakannya melainkan lebih pada topik pembicaraan atau apa yang sedang kita bicarakan pada saat itu. Dengan menggunakan HP otak pengemudi dipaksa berpikir hal penting lainnya. Saat aktifitas mengemudi, konsentrasi menjadi terpecah sehingga pengemudi tidak fokus antara jalan dan HP. |www.dailymail.co.uk|Siti Sarah|Winda EFS|

back to top