Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Main HP 6x lebih berbahaya dari mabuk saat mengemudi

Main HP 6x lebih berbahaya dari mabuk saat mengemudi

KoPi| Pengemudi lebih khawatir terhadap gangguan yang disebabkan oleh ponsel dari pada mereka yang di bawah pengaruh alkohol. Ber-SMS saat berkendara 6 kali lebih memungkinkan menyebabkan kecelakaan dibandingkan berkendara saat mabuk.

Penelitian yang dilakukan oleh GHSA (Governors Highway Safety Association), Amerika Serikat, menemukan bahwa ber-SMS pada saat mengemudi merupakan penyebab terbesar terjadinya kecelakaan di jalan raya.

Hasil dari survei 2.000 orang, 93% mengatakan mengemudi dengan ber-SMS beresiko tinggi. Sementara 92% mengatakan bahwa mereka khawatir karena mereka membuka media sosial di ponsel mereka.

Sebaliknya, 90% merasa pengendara lain yang berada di bawah pengaruh alkohol adalah risiko terbesar untuk keselamatan mereka, meskipun hanya 23 persen percaya itu adalah masalah yang berkembang.

Sarah Sillars, dari Institute of Advanced Pengemudi, mengatakan: "Kami ingin melihat apa yang menjadi pandangan terhadap masyarakat sebagai bagian penting dalam kehidupan mereka, dan menggunakan informasi tersebut untuk mempengaruhi perilaku."

Bahaya penggunaan ponsel saat berkendara bukan pada cara kita menggunakannya melainkan lebih pada topik pembicaraan atau apa yang sedang kita bicarakan pada saat itu. Dengan menggunakan HP otak pengemudi dipaksa berpikir hal penting lainnya. Saat aktifitas mengemudi, konsentrasi menjadi terpecah sehingga pengemudi tidak fokus antara jalan dan HP. |www.dailymail.co.uk|Siti Sarah|Winda EFS|

back to top