Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Landmark pakta perdagangan bebas TPP tinggal disahkan

Landmark pakta perdagangan bebas TPP tinggal disahkan

Washington-KoPi|Setelah menunggu waktu lama, akhirnya lanndmark kesepakatan Trans pasific Partnership (TPP) dirilis pada Kamis (5/11). Landmark ini memuat detil tujuan TPP membebaskan bea masuk 40 persen perdagangan. Namun masih terjadi tarik-menarik dalam pembahasan.

Jika disahkan, Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) akan menjadi prestasi untuk Presiden AS Barack Obama dan poros pemerintahannya ke Asia. TPP akan menjadi senjata ampuh AS menghadapi pengaruh ekonomi dan politik Cina.

Sementara Cina juga telah memiliki ancang-ancang dengan Kemitraan Regional Comprehensive Economic (RCEP). RCEP berupa pakta perdagangan bebas internasional yang terdiri dari 16 negara termasuk India. Dalam TPP akan dirumuskan juga isu-isu mulai dari hak-hak pekerja untuk perlindungan kekayaan intelektual di 12 negara Pasifik. 

Hal ini ditentang oleh serikat buruh dan banyak rekan Demokrat Obama, termasuk calon presiden Hillary Clinton, yang mendukung pakta perdagangan berkembang ketika dia masih menjabat sekretaris negara pada masa jabatan pertama Obama.

Sementara dalam kancah Asia, negara Malaysia dan Vietnam aan diuntungkan dengan TPP. Fasilitas tarif bebas masuk yang rendah merupakan umpan bagus memikat para investor. Selain itu kedua negara berharap TPP menjadi jalan meningkatkan ekspor utama minyak sawit dan karet untuk elektronik, makanan laut dan tekstil. 

|reuters.com|Winda Efanur FS|

back to top