Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Lagi, pesawat Air Bus A320 mengalami kecelakaan

Lagi, pesawat Air Bus A320 mengalami kecelakaan

KoPi | Dunia transportasi udara kembali berduka. Pesawat Air Bus A320 milik maskapai Germanwings terjatuh sehingga 142 penumpang dan 6 awak kabin meninggal dunia pada Selasa 24 Maret 2015.

Pesawat terjatuh di wilayah Barcelonette, sangat terpencil dari pusat kota atau 100 km dari kota Nice French Riviera. Pesawat dikabarkan sempat terbang selama 48 menit sejak lepas landas.

Pesawat berangkat dari Barcelona Spanyol menuju Jerman tepatnya kota Dusseldorf. Juru bicara wakil PM Spanyol kepada Reuters menyatakan bahwa ada 42 warga Spanyol yang ikut terbang dengan pesawat nahas tersebut. 

"Wakil perdana menteri menyebut ada 42 nama keluarga asal Spanyol". | SH

back to top