Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Lagi, imigran Suriah tenggelam di laut

Lagi, imigran Suriah tenggelam di laut

Turki-KoPi| Setidaknya 33 orang tenggelam dan 75 lainnya berhasil diselamatkan setelah kapal yang membawa migran ke Yunani tenggelam di lepas pantai barat Turki.
Saat ini tim evakuasi masih melakukan penyisiran di lepas pantai Ayvacik, sebuah kota di seberang pulau Yunani Lesvos.

"Setidaknya 33 orang tewas tapi aku takut jumlahnya akan bertambah setelah pencarian," kata walikota Ayvacik, Mehmet Sahin Unal.

Dilansir dari kantor berita Dogan saksi mata masyarakat setempat terbangun mendengar suara jeritan imigran. Pemerintah langsung turun tangan melakukan penyelamatan sejak subuh. Namun tahap pencarian korban terkendala areal pantai yang sangat luas hingga 80 kilometer.

Setidaknya lima dari mereka yang meninggal adalah anak-anak. imigran yang selamatkan dilarikan ke rumah sakit. Kebanyakan mereka menunjukan gejala hipotermia. Im igran berasal dari Suriah, Afghanistan dan Myanmar.

Lebih dari satu juta pengungsi dan imigran menyeberang laut di Uni Eropa sejak tahun. Sementara 3.600 orang meninggal atau hilang.

Selama lima tahun perang saudara di Suriah, memaksa 500.000 jiwa keluar dari Suriah. mereka nekad mempertaruhkan nyawa terombang-ambing di lautan lepas. Untuk mencapai pulau-pulau Yunani pada tahun 2015. |reuters.com|Winda Efanur FS|

back to top