Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Kuliah pakai jilbab di Prancis, sang dosen suruh ia keluar

Kuliah pakai jilbab di Prancis, sang dosen suruh ia keluar

Prancis-KoPi, Sebuah kontroversi menganai wanita berjilbab di Prancis terulang kembali, setelah seorang wanita berjilbab diminta untuk melepasnya ketika kuliah di kampus ternama La Sorbonne University.

“Apakah kamu sedang berencana untuk menjaga ‘sesuatumu’ di kelasku?” tanya dosen geografi tersebut kepada mahasiswi tersebut, harian Pranci Le Monde mengatakan. Dosen dan Mahasiswi tersebut tidak dimunculkan di publik.

“Saya di sini untuk membantu kamu berintegrasi dengan kehidupan yang professional, dan kerudungmu itu akan meyebabkan masalah bagi kamu,” tambah sang dosen.

Ketika mahasiswi tersebut menolak melepasnya, sang meminta dia untuk keluar dan masuk di kelas lain saja.

Pada tahun 2004 ada undang-undang yang melarang memakai pakaian yang menunjukkan symbol agama di sekolah-sekolah di prancis, tapi tidak untuk perguruan tinggi.

Pada tahun 2010 ada undang-undang yang melarang penggunaan burqa/niqab/cadar yang menutupi seluruh wajah. Namun tidak melarang memakai jilbab.

Prancis beralasan pelarangan tersebut, yang disetujui oleh Dewan Hukum, dibutuhkan untuk melindungi budaya sekuler Prancis batasan yang kuat antara agama dan negara.

Baru-baru ini dikabarkan pemerintah Prancis bertanggung jawab untuk mengontrol nilai-nilai sekulernya dan merekomendasikan pelarangan memakai jilbab bagi muslimah di beberapa universitas untuk menghindari tegangan.

Prancis adalah salah satu negara Eropa Barat yang populasi muslimnya terbesar di Eropa Barat. Diperkirakan ada 5 juta muslim di sana, dan antara 400 dan 2,000 wanita memakai kerudung.


(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top