Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Korea Utara VS Selatan semakin memanas

Korea Utara VS Selatan semakin memanas
Korea Selatan-KoPi- Pada hari Selasa sebuah kapal angkatan laut Korea Selatan melepaskan tembakan peringatan kepada sebuah kapal patroli Korea Utara karena melintasi perbatasan laut yang sedang disengketakan. Perbatasan laut itu terletak di semenanjung lepas pantai barat pulau Yeonpyeong. Korea Utara juga melepaskan tembakan balasan sebelum mundur, kata seorang pejabat pertahanan Korea Selatan.

Meskipun terlihat jelas suasana bersitegang kedua belah pihak, tidak ada korban dari pihak Korea Selatan maupun Korea Utara. 

Tembakan oleh kedua sisi bukan ditujukan untuk kapal lain, melainkan sebuah tembakan peringatan yang dilancarkan oleh masing-masing untuk memberitahukan posisi kapal karena memasuki perbatasan laut terlarang.

Perseteruan itu merupakan peristiwa terbaru dalam serangkaian pertengkaran serupa yang terjadi di dekat pulau Yeonpyeong. Peristiwa tersebut mengingatkan kembali pemboman atas Korea Utara terhadap pulau Yeonpyeong yang telah menewaskan sedikitnya 46 orang.

Irfan Ridlowi

Sumber: reuters.com

 

back to top