Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Korban Mers di Saudi melonjak 282 orang

Korban Mers di Saudi melonjak 282 orang

Riyadh-KoPi, Jumah korban meninggal akibat virus Mers (Middle East Respiratory) melonjak menjadi 282 orang, setelah dilakukan penghitungan ulang, Kementerian Kesehatan Saudi mengumumkan hari Selasa (3/6).

Dari jumlah total, sebanyak 688 kasus telah dikonfirmasi oleh Saudi sejak virus tersebut muncul pada tahun 2012, menurut review dari kementerian kesehatan. Dari mereka yang terinfeksi, sebanyak 53 orang telah menerima pengobatan.

Sebelum review, Kementerian mengatakan jumlah kasus mencapai 575, dengan 190 kematian.

Tujuan utama dari review atau pendataan ulang tersebut ialah untuk memastikan pemahaman yang lebih akurat dari wabah virus yang menyerang negeri tersebut, kata Kementerian Kesehatan tersebut. Dan juga untuk mengembangkan kebijakan dan meningkatkan langkah-langkah untuk mengatasi virus tersebut.

Pemerintah Saudi telah dikritik oleh para ahli kesehatan internasional mengenai penanganan virus tersebut karena telah menyebar ke negara-negara di Timur Tengah, Asia dan Amerika Serikat.

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhuanews

back to top