Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Kongo ingin lepas dari derita eksploitasi

www.gemeinsam-fuer-afrika.de www.gemeinsam-fuer-afrika.de
London-KoPi|Seorang warga Inggris keturunan Kongo, Bandi Mbudi, menggalang dukungan internasional untuk mendesak Parlemen Eropa melakukan langkah pencegahan terhadap konflik di Kongo. Tindakan itu diantaranya memutus rantai persoalan kekerasan dan perbudakan modern yang menjadi bagian dari konsekuensi ulah kapitalisme.
 
Menurut Bandi, saat ini Republik Demokratik Kongo tengah dalam kondisi yang sangat memprihatinkan akibat konflik mineral dan minyak yang berasal dari perusahaan-perusahaan eropa. Kepentingan industri besar yang mengekploitasi Kongo menciptakan rantai konflik dan penderitaan rakyat.
 
"Sekarang, kita memiliki kesempatan yang penting untuk mengatasi konflik perdagangan mineral  yang mematikan. Dan sering menjadi sumber eksploitasi, kekerasan dan perbudakan modern.
 
Komisi Eropa telah mengajukan proposal untuk mendorong perusahaan memeriksa rantai pasokan mereka dan memastikan bahwa mereka tidak membeli mineral dari daerah yang terkena dampak konflik dan berisiko tinggi yang menjadi sumber secara bencana serta tidak mendanai kekerasan atau penderitaan."
 
Bandi Mbudi juga mengakui bahwa proposal itu mungkin akan sulit bisa menggerakkan hati perusahaan-perusahaan eropa untuk bisa menghentikan bisnis mereka. Mereka mungkin tidak peduli. Untuk itu dibutuhkan dorongan masyarakat internasional kepada Parlemen Eropa untuk mengatasi masalah ini.
 
back to top