Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Kongo ingin lepas dari derita eksploitasi

www.gemeinsam-fuer-afrika.de www.gemeinsam-fuer-afrika.de
London-KoPi|Seorang warga Inggris keturunan Kongo, Bandi Mbudi, menggalang dukungan internasional untuk mendesak Parlemen Eropa melakukan langkah pencegahan terhadap konflik di Kongo. Tindakan itu diantaranya memutus rantai persoalan kekerasan dan perbudakan modern yang menjadi bagian dari konsekuensi ulah kapitalisme.
 
Menurut Bandi, saat ini Republik Demokratik Kongo tengah dalam kondisi yang sangat memprihatinkan akibat konflik mineral dan minyak yang berasal dari perusahaan-perusahaan eropa. Kepentingan industri besar yang mengekploitasi Kongo menciptakan rantai konflik dan penderitaan rakyat.
 
"Sekarang, kita memiliki kesempatan yang penting untuk mengatasi konflik perdagangan mineral  yang mematikan. Dan sering menjadi sumber eksploitasi, kekerasan dan perbudakan modern.
 
Komisi Eropa telah mengajukan proposal untuk mendorong perusahaan memeriksa rantai pasokan mereka dan memastikan bahwa mereka tidak membeli mineral dari daerah yang terkena dampak konflik dan berisiko tinggi yang menjadi sumber secara bencana serta tidak mendanai kekerasan atau penderitaan."
 
Bandi Mbudi juga mengakui bahwa proposal itu mungkin akan sulit bisa menggerakkan hati perusahaan-perusahaan eropa untuk bisa menghentikan bisnis mereka. Mereka mungkin tidak peduli. Untuk itu dibutuhkan dorongan masyarakat internasional kepada Parlemen Eropa untuk mengatasi masalah ini.
 
back to top