Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Konflik Laut Cina Selatan menegang, Cina kerahkan rudal

Konflik Laut Cina Selatan menegang, Cina kerahkan rudal

Taiwan-KoPi| Taiwan mengklaim Cina memposisikan pesawat anti rudal di Laut Cina Selatan. Dari pernyataan Kementerian Pertahanan Taiwan sejumlah rudal dikerahkan di Woody Island kelompok Paracel.

Cina berniat membangun pulau-pulau baru di laut sengketa dengan menumpuk pasir di atas terumbu karang. Serta membuat lapangan terbang dan fasilitas militer.

Pembangunan paling terlihat di kelompok kepulauan Spartly, dimana militer empat negara bertugas di sana.

"Militer akan mengawasi perkembangan selanjutnya," kata Kementerian.
Kementerian menambahkan seharusnya negara-negara yang bertikai, saling kerjasama menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Laut Cina Selatan.

Dilansir dari Fox News, Cina telah memindahkan rudal ke Paracel. Untuk mengawasi pergerakan dari negara lain. Selain itu Cina juga menempatkan radar jarak jauh.

Rudal-memiliki jarak tembak sekitar 125 mil (200 km), mengancam bagi semua bentuk pesawat sipil dan militer.

Laut Cina Selatan menjadi polemik di empat negara seperti Cina, Taiwan, Vietnam dan Filipina. Diduga Laut Cina Selatan memilki kekayaan ikan, cadangan gas dan minyak yang besar di dasar laut.

Kemungkinan ketegangan akan terjadi antara Cina dengan Vietnam. Terkait kedekatan Vietnam dengan Paracel, serta sisi historis konflik Cina dengan Vietnam.
|skynews.com|Winda Efanur FS|

back to top