Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Kecelakaan pesawat Malaysia Airlines: ditembak jatuh oleh Ukraina

Kecelakaan pesawat Malaysia Airlines: ditembak jatuh oleh Ukraina

KoPi-Sebuah pesawat penumpang Malaysia Airlines ditembak jatuh di atas Ukraina pada hari Kamis kemarin, menewaskan semua orang didalamnya berjumlah 295 orang. Pesawat sedang dalam perjalanan dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur.

Anton Gerashenko, penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina, menulis di Facebook bahwa pesawat itu terkena rudal yang ditembakkan dari sebuah peluncur Buk sebelah timur Ukraina. Para pejabat AS mengatakan kepada NBC News bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh sebuah rudal yang mengudara, dan menurut analis intelijen, "Kita sedang mencoba untuk menyelidiki siapa yang meluncurkan rudal itu."

Meskipun Ukraina menyalahkan militan pro-Rusia bahwa merekalah yang menembak jatuh pesawat Malaysia itu, pemimpin separatis Oleg Tsarev tetap membantah tuduhan itu. "Kami tidak memiliki senjata yang dapat menjatuhkan pesawat dari ketinggian itu," kata Tsarev kepada TIME.

Orang dalam perusahaan menjelaskan meskipun Tsarev membantah, para pemberontak dilaporkan memiliki senjata tersebut dan baru-baru ini didapatdari beberapa pesawat militer Ukraina. Julia Ioffe dari The New Republic mencatat, "Satu jam sebelum # MH17 jatuh, gerakan separatis sedang  membual tentang menjatuhkan sebuah pesawat militer Ukraina."

Malaysia Airlines menegaskan mereka telah kehilangan kontak dengan pesawat MH17 dan posisi terakhirnya adalah atas wilayah udara Ukraina. Sebuah sumber industri penerbangan Rusia mengatakan kepada Reuters bahwa pesawat tidak memasuki wilayah udara Rusia saat itu. Radio Rusia melaporkan bahwa kotak hitam pesawat telah dikirim ke Moskow "untuk penyelidikan," menurut The Daily Beast.

Ukraina timur telah melihat pertempuran sengit antara militer dan gerakan separatis di negara itu beberapa hari terakhir. Sebelumnya, pada hari Kamis, militer Ukraina mengklaim jet Rusia telah menembak jatuh sebuah pesawat perang Ukraina Rabu malam.

AP

Media

back to top