Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Kasus Ebola: Obama dan PBB adakan pertemuan darurat

Kasus Ebola: Obama dan PBB adakan pertemuan darurat
New York-KoPi- Presiden AS Barack Obama mengatakan saat ini Ebola adalah serangan besar untuk Afrika Barat. PBB dan Pemerintahan Obama mengadakan pertemuan darurat membahas tentang bantuan militer untuk amankan Ebola.

Mereka sedang mempersiapkan untuk menetapkan 3.000 personel militer AS yang akan dikirim ke Afrika Barat. Pasukan akan memasok dukungan medis, logistic, dan meningkatkan jumlah tempat tidur yang dibutuhkan untuk mengisolasi dan mengobati korban epidemi. 

Para pejabat pemerintah mengatakan dorongan baru mencakup upaya melatih sebanyak 500 pekerja perawatan kesehatan dalam seminggu dan mendirikan 17 fasilitas perawatan kesehatan dengan 100 tempat tidur untuk masing-masing wilayah. 

The Wall Street Journal melaporkan, Presiden Obama berencana meminta Kongres agar menyetujui permintaannya untuk mendanai serangan Ebola sebesar $ 97.300.000.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

back to top