Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Kasus Ebola: Obama dan PBB adakan pertemuan darurat

Kasus Ebola: Obama dan PBB adakan pertemuan darurat
New York-KoPi- Presiden AS Barack Obama mengatakan saat ini Ebola adalah serangan besar untuk Afrika Barat. PBB dan Pemerintahan Obama mengadakan pertemuan darurat membahas tentang bantuan militer untuk amankan Ebola.

Mereka sedang mempersiapkan untuk menetapkan 3.000 personel militer AS yang akan dikirim ke Afrika Barat. Pasukan akan memasok dukungan medis, logistic, dan meningkatkan jumlah tempat tidur yang dibutuhkan untuk mengisolasi dan mengobati korban epidemi. 

Para pejabat pemerintah mengatakan dorongan baru mencakup upaya melatih sebanyak 500 pekerja perawatan kesehatan dalam seminggu dan mendirikan 17 fasilitas perawatan kesehatan dengan 100 tempat tidur untuk masing-masing wilayah. 

The Wall Street Journal melaporkan, Presiden Obama berencana meminta Kongres agar menyetujui permintaannya untuk mendanai serangan Ebola sebesar $ 97.300.000.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

back to top