Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Kasus bully meningkat karena anak-anak sering online

Kasus bully meningkat karena anak-anak sering online

Australia-KoPi| Penelitian dari Australian Bureau of Statistic’s Census at Schools, berdasarkan surveinya menunjukkan bahwa anak-anak Australia mengalami peningkatan dalam kasus bullying dan peningkatan waktu yang dihabiskan anak-anak di depan layar komputer.

Penelitian tersebut dengan jelas menunjukkan bahwa ada hubungan antara kemajuan teknologi dan bullying yang dilakukan dalam dunia maya, menurut ahli psikologi anak, Michael Car-Gregg. "Ini adalah masa yang kritis sehingga orang tua harus memperhatikan apa yang dilakukan anaknya dalam dunia maya dan harus mengurangi waktu online anaknya."

Dia mengatakan bahwa anak-anak akan lebih rentan masuk dalam kasus bullying, bahkan bisa menyebabkan masalah psikologi dan depresi jika anak terlalu lama berada di depan komputer.

Susan McLean, ahli cyber bullying, mengatakan bahwa bullying dulu hanya mempengaruhi anak dalam jumlah yang kecil, tapi sekarang teknologi telah mengakibatkan peningkatan kasus bullying yang lebih luas. "Hampir setiap anak mempunyai smartphone, sehingga kemungkinan untuk berhubungan dengan teman-temannya meningkat, begitupun anak-anak tersebut yang mem-bully atau yang menjadi korban bullying juga akan meningkat. Para orang tua harus menanyakan aktivitas anaknya ketika online dan memperhatikan juga apa yang telah terjadi di tempat bermainnya," menurut McLean.

"Saya sering melihat remaja menghabiskan waktunya untuk online padahal tidak ada kepentingan, padahal secara mental dan fisik itu juga tidak sehat," tambahnya lagi. |News.com.au|Fahrurrazi|Ed.URS|

back to top