Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Karya McCurry, dan kisah di balik potret

Karya McCurry, dan kisah di balik potret

 KoPi|Tiga dekade yang lalu, Steve McCurry berhasil mengambil gambar paling ikonik sepanjang masa.

Namun dari semua foto, sang fotografer sangat antusias ketika ia berbicara tentang "Afghan Girl."

"Aku tahu dia memiliki tampilan yang luar biasa, tatapan tajam," kenangnya.



"Ketika saya melihat gambar, aku tahu itu istimewa. Aku menunjukkan kepada editor National Geographic, dan ia melompat berdiri dan berteriak, 'itulah sampul depan kami."

Tidak hanya "Afghan Girl" menjadi cover majalah, tapi yang paling sukses di dalamnya kisah dibalik foto.

Tentang Potret mencolok Sharbat Gula 12 tahun, seorang anak yatim piatu Pashtun di kamp pengungsi Nasir Bagh di perbatasan Afghanistan-Pakistan, diambil pada bulan Desember 1984 dan diterbitkan pada tahun berikutnya.

Wanita, sekarang berusia empat puluhan, dan baru-baru ini ditemukan tinggal di Pakistan.

Steve McCurry, sang fotografer meraih popularitasnya. Gara-gara foto itu berbondong-bondong orang pergi ke kamp di sana.

"Orang-orang mengajukan diri untuk bekerja di kamp-kamp pengungsi karena foto itu," katanya. "Afghanistan sangat bangga, karena gadis miskin tetapi menunjukkan kebanggaan besar, ketabahan dan harga diri.

"Ini menarik perhatian penderitaan mereka, dan menginspirasi banyak orang."

Hal ini juga menyebabkan National Geographic untuk mengatur Dana Anak Afghanistan - dan berarti bahwa sampai hari ini.

Dalam waktu dekat pria 64 tahun ini akan menggelar pameran karyanya pada 6 April di Monza italia.

Menurutnya pekerjaannya sebagai fotografet telah mampu memotret kisah di dalamnya. Dia menyukai profesinya, tak pernah terpikir untuk pensiun.

"Saya percaya bahwa ketika Anda menemukan sesuatu yang Anda sukai, Anda harus melakukannya seumur hidup Anda. Mengapa Anda pensiun dari hal yang anda cintai?  |CNN |Winda Efanur FS|





back to top