Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Karena Ebola, lagi-lagi Sierra Leone kehilangan seorang dokter

Karena Ebola, lagi-lagi Sierra Leone kehilangan seorang dokter
Sierra Leone-KoPi- Sierra Leone telah kehilangan seorang dokter lagi karena terinfeksi Ebola. Ini merupakan keempat kalinya setelah upaya mentransfer ke luar negeri untuk perawatan medis gagal, kata seorang pejabat pemerintah.

Dr. Olivet Buck meninggal pada hari Sabtu, beberapa jam setelah Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan tidak bisa membantu secara medis mengevakuasi dia ke Jerman, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Brima Kargbo mengatakan kepada The Associated Press. 

Sebelum Buck meninggal, Sierra Leone telah meminta dana dari WHO untuk mengangkutnya ke Eropa. Akan tetapi WHO mengatakan tidak bisa memenuhi permintaan tersebut melainkan akan bekerja untuk memberikan Buck "perawatan terbaik" di Sierra Leone, termasuk kemungkinan akses obat eksperimental. 

Ebola menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh pasien yang sakit membuat dokter dan perawat rentan tertular virus yang saat ini masih belum ada vaksin atau pengobatan yang disetujui. 

Lebih dari 300 pekerja kesehatan telah terinfeksi Ebola di Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Hampir setengah dari mereka telah meninggal, menurut WHO. 

Ebola telah memperburuk jumlah dokter dan perawat di negara-negara Afrika Barat. Sekarang  tenaga medis untuk Ebola jumlahnya berkurang dan tidak sebanding dengan jumlah pasien Ebola.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

back to top