Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Jurnalis Muslim ini jadi model majalah Playboy berhijab pertama

Jurnalis Muslim ini jadi model majalah Playboy berhijab pertama
KoPI | Kalau mendengar nama majalah Playboy, pasti terbayang majalah dengan model-model cantik tanpa busana. Lalu bagaimana jadinya bila seorang Muslimah Amerika berpose untuk majalah tersebut?
 

Noor Tagouri, seorang jurnalis Amerika keturunan Libya baru-baru ini menjadi perempuan Muslim pertama yang menjadi model majalah dewasa tersebut. Namun, berbeda dengan model Playboy lain, ia tampil dengan mengenakan hijab dan pakaian tertutup yang terdiri dari jaket kulit, celana hitam, dan sepatu sneakers putih.

Foto tagouri tersebut dimuat di mahalah Playboy edisi Oktober 2016. Edisi tersebut masuk dalam rangkaian seri penerbitan Renegade. Seri tersebut dimaksudkan untuk merayakan keberanian para penciptanya dalam membengkokkan peraturan.

“Sebagai seorang aktivis yang tangguh dengan hasrat untuk menginginkan perubahan, didukung dengan penampilan yang cantik, Tagouri memaksa kita untuk bertanya pada diri kita mengapa kita menghadapi kesulitan membungkus pikiran kita terhadap wanita muda yang secara sukarela menutup rambut mereka,” tulis Playboy dalam majalah mereka.

Foto Tagouri di Playboy tersebut tak urung memunculkan kritik. Beberapa orang terkejut melihat seorang wanita Muslim tampil di majalah tersebut.

“Apa kita perlu menghubungkan diri dengan institusi yang selama ini memperlakukan wanita sebagai obyek demi menantang persepsi masyarakat dan merayakan pemberdayaan wanita? Inikah cara kita mengambil kembali narasi kita?” tulis blogger Nishaat Ismail yang sama-sama mengenakan hijab.

Ada juga yang memuji keputusan Tagouri berpose untuk Playboy, seperti Aymann Ismail, produser situs video Slate. “Sering perempuan Muslim didikte harus berpakaian dan bertindak bagaimana oleh kelompok lain yang bukan perempuan atau Muslim. Bagi perempuan Muslim yang memilih berhijab, penampilan luar yang menunjukkan keyakinan mereka membuat mereka rentan,” tulis Ismail.

 

Tagouri merupakan warga Amerika keturunan Libya generasi pertama dari West Virginia. Ia memiliki impian untuk menjadi anchor (pembawa berita) berhijab pertama di televisi komersial Amerika. Pada tahun 2012 ia meraih perhatian secara online ketika memposting foto dirinya di meja berita ABC 7 News, dengan kutipan: ‘Pembawa berita berhijab pertama di televisi Amerika’. Foto tersebut menjadi viral dan memunculkan kampanye dengan tagar #LetNoorShine yang mendorong orang lain untuk menerima identitas dan mengejar impian mereka. | Daily Mail

back to top