Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Joseph Large, peneliti terkemuka HIV-AIDS korban Malaysian Airlines MH17

Joseph Large, peneliti terkemuka HIV-AIDS korban Malaysian Airlines MH17

KoPi-Josep Lange, seorang peneliti HIV terkemuka dan mantan presiden International AIDS Society, merupakan salah satu korban  Malaysia Airlines MH17.

Beliau seorang profesor kedokteran dan kepala departemen kesehatan global di University of Amsterdam, Lange terlibat dalam penelitian dan pengobatan HIV sejak tahun 1983, semenjak virus itu muncul sebagai ancaman kesehatan global.

Dia adalah salah satu peneliti kunci di balik beberapa percobaan ART penting, termasuk proyek yang melibatkan pencegahan penularan virus dari ibu-ke-bayi,  demikian menurut Amsterdam Institute of Health dan Global Development.

Lange sedang dalam perjalanan ke , sebuah konferensi AIDS 2014 global yang akan berlangsung di Melbourne, Australia dari 20-25 Juli, pada saat ia meninggal.

Dia bepergian bersama istrinya, yang juga tewas dalam kecelakaan itu.

"Joep adalah seorang visioner di antara peneliti HIV," kata peneliti Amerika HIV Dr Rick Elion Vox.
"Dia sangat menyadari berbagai dimensi HIV mencakup ilmu masyarakat dan memiliki hati emas. Ini adalah kerugian besar bagi lapangan."

"Joep benar-benar berkomitmen untuk pengembangan pengobatan HIV terjangkau, khususnya terapi kombinasi, untuk digunakan di negara-negara miskin sumber daya," David Cooper, seorang teman dan rekan peneliti mengatakan kepada situs berita akademik Australia The Conversation.

"Bidang lain yang luar biasa dari [Lange] kontribusinya berperan merintis dalam menjelajahi rejimen obat antiretroviral yang terjangkau dan sederhana untuk pencegahan penularan dari ibu-ke-bayi HIV di rangkaian miskin sumber daya," kata Cooper.

Peneliti dan aktivis lainnya telah meninggal dalam perjalanan ke konferensi AIDS, meskipun jumlah korban tewas belum dikonfirmasi.

Koran Australia melaporkan bahwa sebanyak 108 peserta konferensi mungkin di pesawat.

Sumber: Vox

back to top