Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Jihadis eksekusi 4 mata-mata di Irak

Jihadis eksekusi 4 mata-mata di Irak

Irak-KoPi, Para militan mengumumkan bahwa mereka telah mengeksekusi empat orang Syria di sebuah kota Irak bagian barat yang katanya menjadi mata-mata dari rezim Presiden Bashar al-Assad, beberapa saksi dan seorang dokter mengatakan pada hari Senin (14/7).

Para militan mengibarkan bendera IS (Islamic State)/Negara Islam-dulunya bernama ISIS, dan membawa empat laki-laki tersebut ke jalan utama al-Qaim, dekat perbatasan Irak dan Syria, dengan berkonvoi menggunakan truk pada hari Minggu (13/7), beberapa saksi mengatakan.

Seorang militan kemudian mengumumkan jika mereka adalah mata-mata dari rezim Assad, yang IS lawan. Kemudian empat laki-laki tersebut dengan tangan terikat di tembak satu persatu.

Jasad mereka di bawa dengan ambulan, dan Dr Mustafa Shawqi dari rumah sakit Al-Qaim mengkonfirmasi pembunuhan tersebut.

IS berulangkali melakukan eksekusi baik di Irak atau pun di Syria, dan mendokumentasikan perilaku mereka secara online mengenai ketragisan korban, termasuk beberapa orang yang dipancung.

Militan IS telah menguasai Al-Qaim sebulan yang lalu ketika para militan Jihadis menyerang 5 provinsi di Irak.

Menurut agen pengungsi PBB, ada kurang lebih 4.500 orang Syria mengungsi di provinsi Anbar, dimana beberapa mereka juga ada di sebuah posko yang dekat dengan Al-Qaim.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top