Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Jihadis eksekusi 4 mata-mata di Irak

Jihadis eksekusi 4 mata-mata di Irak

Irak-KoPi, Para militan mengumumkan bahwa mereka telah mengeksekusi empat orang Syria di sebuah kota Irak bagian barat yang katanya menjadi mata-mata dari rezim Presiden Bashar al-Assad, beberapa saksi dan seorang dokter mengatakan pada hari Senin (14/7).

Para militan mengibarkan bendera IS (Islamic State)/Negara Islam-dulunya bernama ISIS, dan membawa empat laki-laki tersebut ke jalan utama al-Qaim, dekat perbatasan Irak dan Syria, dengan berkonvoi menggunakan truk pada hari Minggu (13/7), beberapa saksi mengatakan.

Seorang militan kemudian mengumumkan jika mereka adalah mata-mata dari rezim Assad, yang IS lawan. Kemudian empat laki-laki tersebut dengan tangan terikat di tembak satu persatu.

Jasad mereka di bawa dengan ambulan, dan Dr Mustafa Shawqi dari rumah sakit Al-Qaim mengkonfirmasi pembunuhan tersebut.

IS berulangkali melakukan eksekusi baik di Irak atau pun di Syria, dan mendokumentasikan perilaku mereka secara online mengenai ketragisan korban, termasuk beberapa orang yang dipancung.

Militan IS telah menguasai Al-Qaim sebulan yang lalu ketika para militan Jihadis menyerang 5 provinsi di Irak.

Menurut agen pengungsi PBB, ada kurang lebih 4.500 orang Syria mengungsi di provinsi Anbar, dimana beberapa mereka juga ada di sebuah posko yang dekat dengan Al-Qaim.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top