Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Jaringan internet Israel lumpuh

Jaringan internet Israel lumpuh

Israel-KoPi| Israel mengklaim sistem jaringan komputernya telah dihack. Keadaan itu semakin diperparah dengan suhu negara yang buruk.

Menteri Energi Yuval Steinitz mengatakan serangan itu merupakan serangan berbasis komputer terbesar yang pernah dialami. Kini demi keamanan, jaringan komputer dimatikan untuk sementara waktu. Namun Yuval lebih fokus menangani perbaikan sistem daripada pencarian tersangka penyerangan.

"Kami masih menangani situasi ini, saya berharap segera selesai. Saat ini sistem komputer masih tidak bekerja sebagaimana mestinya," jelas Yuval.

Sementara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengutuk penyerangan tersebut.

Sejauh ini penyebab kerusakan malware yang dikenal sebagai BlackEnergy, telah merusak tiga otoritas perangkat lunak berbahaya.

Para peneliti mengatakan bahwa karena serangan itu begitu canggih, mereka menduga serangan itu memiliki dukungan dari negara lain.

|http://news.sky.com/|Winda Efanur FS|

back to top