Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Si “Janda putih” mati ditembak

Si “Janda putih” mati ditembak

Moscow-KoPi-Seorang terdakwa yang mempunyai julukan “Janda Putih” ditembak mati oleh penembak Rusia di Ukraina. Wanita berkebangsaan Inggris Samantha Lewthwaite, 30 tahun, telah ditembak mati, kantor berita Regnum di Moscow melaporkan.

Lewthwaite menikah dengan Germaine Lindsay, seorang pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 26 penumpang di kereta bawah tanah London - dalam "7/7" serangan pada tanggal 7 Juli 2005.

Menurut cerita dia melarikan diri dari London pada tahun 2009. Lewthwaite dikaitkan dengan kelompok teror Islam yang melakukan pembantaian pusat perbelanjaan di Nairobi, Kenya, tahun lalu.

Laporan terbaru juga mengatakan bahwa dia juga memiliki keterkaitan dengan ISIS dan ia diduga melatih jihadis perempuan untuk menjadi pelaku bom bunuh diri di Suriah.

Tetapi Regnum mengatakan dia bergabung dengan tentara Ukraina untuk menjaga Rusia dari kemajuan barat.|news.com.au|Linatul Malihah|Regnum

 

back to top