Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Si “Janda putih” mati ditembak

Si “Janda putih” mati ditembak

Moscow-KoPi-Seorang terdakwa yang mempunyai julukan “Janda Putih” ditembak mati oleh penembak Rusia di Ukraina. Wanita berkebangsaan Inggris Samantha Lewthwaite, 30 tahun, telah ditembak mati, kantor berita Regnum di Moscow melaporkan.

Lewthwaite menikah dengan Germaine Lindsay, seorang pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 26 penumpang di kereta bawah tanah London - dalam "7/7" serangan pada tanggal 7 Juli 2005.

Menurut cerita dia melarikan diri dari London pada tahun 2009. Lewthwaite dikaitkan dengan kelompok teror Islam yang melakukan pembantaian pusat perbelanjaan di Nairobi, Kenya, tahun lalu.

Laporan terbaru juga mengatakan bahwa dia juga memiliki keterkaitan dengan ISIS dan ia diduga melatih jihadis perempuan untuk menjadi pelaku bom bunuh diri di Suriah.

Tetapi Regnum mengatakan dia bergabung dengan tentara Ukraina untuk menjaga Rusia dari kemajuan barat.|news.com.au|Linatul Malihah|Regnum

 

back to top